AS Dukung Program Poros Maritim Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O. Blake. TEMPO/Imam Sukamto

    Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O. Blake. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Amerika Serikat Robert Blake menjanjikan pemerintahannya akan mendukung  penuh program poros maritim pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Karena itu, dia menyambut baik ajakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, untuk mempererat kerja sama maritim antar kedua negara.

    "Dua pertiga wilayah Indonesia adalah perairan. Jadi, sudah sewajarnya Indonesia mengoptimalkan kemaritimannya," kata Robert Blake di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 November 2014. (Baca:Cara Menteri Susi Berantas Pencurian Ikan )

    Menurut Blake, salah satu dukungan akan diberikan dalam program konservasi hutan bakau. Dia mengatakan, mangrove merupakan bagian yang sangat penting dalam usaha perikanan. "Mangrove membuat ekosistem laut tetap terjaga," kata dia. (Baca:Susi Pilih Pulang Kampung Bila Terhambat Birokrasi )

    Amerika Serikat juga mendukung ketegasan pemerintah Indonesia dalam menerapkan aturan di sektor kelautan dan perikanan. Menurut dia, salah satu strategi yang dapat dicapai adalah dengan meningkatkan kemampuan polisi laut Indonesia dalam menjaga wilayah perairan. "Kami siap bantu perlengkapannya jika dibutuhkan," kata Blake.

    Robert Blake hari ini diundang Menteri Susi untuk membicarakan tentang hubungan maritim antara Indonesia dan AS. Mereka juga membahas kerja sama memerangi ilegal fishing dan konservasi maritim di Indonesia. (Baca:Kata Pakar Astrolog, Menteri Susi Gila Kerja)

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Terpopuler
    Fahri Hamzah: Kartu Pintar dan Sehat Jokowi Ilegal
    Gaya Ayang Jokowi Belanja di Makassar 
    Sidak Penampungan TKI, Menteri Hanif Lompat Pagar

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.