Komisaris Garuda Syaratkan Dirut Berpengalaman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas tiket Garuda Indonesia saat melayani penumpang, di PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (8/1). Pada 10 Januari Bandara Halim Perdanakusuma secara resmi akan dioperasikan menjadi bandara komersial. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah petugas tiket Garuda Indonesia saat melayani penumpang, di PT Angkasa Pura II Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (8/1). Pada 10 Januari Bandara Halim Perdanakusuma secara resmi akan dioperasikan menjadi bandara komersial. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris PT Garuda Indonesia Peter Gontha mengatakan seorang direktur utama harus memiliki pengalaman bisnis. Ia tidak menyoal calon dirut berasal dari luar atau internal perusahaan asalkan layak.

    "Asalkan seorang yang bertanggung jawab untuk segala sesuatu yang terjadi di dalam perusahaan yang bergerak di bidang penerbangan," ujar Peter kepada Tempo melalui pesan elektronik, Kamis, 6 November 2014. (Baca: Sebulan, Menteri Rini Bakal Tunjuk Enam Dirut BUMN

    Ia mengatakan pengalaman bisnis sangat penting untuk mengembangkan perusahaan. "Biasanya seorang CEO yang dapat membawa perusahaan penerbangan dari merugi menjadi untung sering mendapatkan status sebagai musikus rock yang selalu diliput media," ujar Peter. Selain itu, seorang dirut juga dituntut mampu melakukan peremajaan dan pendidikan manajemen internal.

    Menurut Peter, kedudukan dirut menuntut ketahanan mental. "Bisa stres," ujar Peter. Peter menekankan dirut Garuda nantinya harus memiliki komitmen untuk meningkatkan kinerja terutama dari segi pendapatan. Tuntutan lain adalah melakukan efisiensi operasional perusahaan. (Baca: Belanda Incar 41 Ribu Turis dari Indonesia)

    Peter mengatakan pelaksanaan efisiensi tak mudah. "Harus berani melakukan penghematan dan pengetatan biaya tanpa memandang bulu," ujar Peter, yang berharap Garuda dapat menandingi perusahaan penerbangan lain di dalam negeri dan di kawasan ASEAN.

    Apabila berasal dari luar Garuda, kata Peter, orang itu harus cepat mempelajari dasar-dasar industri penerbangan. Selain harus memiliki kemampuan manajemen dan keuangan, Peter berharap ini tidak dipengaruhi unsur di luar industri penerbangan.

    "Juga harus berani mengambil terobosan, memiliki kemampuan marketing baik dan inovatif dalam menentukan harga tiket."

    DINI PRAMITA

    Terpopuler:
    Hina Al-Quran, Sepasang Umat Kristen Dibakar
    Jembatan Selat Sunda Ancaman bagi Indonesia
    Blusukan ke Bandara, Apa Saja Temuan Jonan?
    Ryamizard Kecewa Denda Pesawat Asing Sedikit
    Pembunuh Dua TKI Suka Seks Menyimpang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.