Proyek Jalan Tol Kunciran-Cengkareng Terancam Molor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memasang pemberitahuan penutupan jalan M1 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 6 September 2014. Pihak angkasa pura menutup jalan M1 mulai besok 7 oktober 2014 terkait pembangunan rel kereta bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Petugas memasang pemberitahuan penutupan jalan M1 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 6 September 2014. Pihak angkasa pura menutup jalan M1 mulai besok 7 oktober 2014 terkait pembangunan rel kereta bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Konstruksi pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng sepanjang 15,89 kilometer terancam molor karena sulitnya membebaskan lahan. Hingga awal November ini, lahan yang sudah dibebaskan baru 15 persen dari total 139,9 hektare lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol yang menghubungkan Serpong dengan Bandara Soekarno-Hatta ini.

    "Lahan yang bisa dibebaskan masih sedikit," ujar Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Kota Tangerang Saiful Rohman, Senin, 3 November 2014. (Baca: Tangerang Desak Percepatan Tol Bandara-Kunciran)

    Menurut Saiful, lambatnya pembebasan lahan dipastikan akan berdampak pada rencana konstruksi pembangunan ruas tol yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo tersebut. "Kalau lahannya belum dibebaskan, tentunya konstruksi tidak bisa berjalan," tuturnya. (Baca: Ini 12 Kelurahan yang Dilalui Tol Kunciran-Bandara)

    Pemerintah mematok harga tanah warga sebesar Rp 1-3 juta per meter. Namun para pemilik lahan belum juga mau melepaskan tanah mereka karena meminta harga di atas appraisal. Di titik-titik tertentu, harga tanah yang semestinya Rp 1 juta per meter dihargai Rp 2,5 juta per meter oleh warga. "Itu tidak bisa dilakukan. Kalau pemerintah membeli tanah di atas harga, itu salah dan melanggar," kata Saiful.

    Saiful menuturkan kesulitan pembebasan lahan merata di 12 kelurahan yang dilintasi jalan tol itu, yakni Benda, Juru Mudi, Pajang, Blendung, Batujaya, Batusari, Tanah Tinggi, Buaran Indah, Poris Plawad Indah, Cipete, Pokojan, dan Kunciran Indah.

    PT Jasa Marga melalui anak perusahaannya, PT Marga Kunciran-Bandara, menyiapkan dana Rp 1,3 triliun untuk konstruksi Jalan Tol Kunciran-Cengkareng. Sebelumnya, kepada Tempo, Direktur Utama PT Marga Kunciran-Bandara Saut Parlindungan Simatupang mengatakan menargetkan konstruksi jalan tol itu dimulai awal 2015. "Kami optimistis konstruksi dimulai awal 2015," ujarnya. (Baca: Jalur KA Tangerang-Bandara Dibangun Tahun Ini )

    JONIANSYAH

    Terpopuler :
    Jadi Menteri, Susi Tak Lagi Merdeka 
    Pengusaha Rental Mobil Tertarik Gunakan Esemka
    Pangkas Antrean, PT KAI Luncurkan Tiket Model Baru 
    Menteri Rudiantara Diminta Ubah Sistem TV Digital


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.