Selesaikan Gaji Merpati, Hari Ini Rini Panggil PPA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Merpati Nusantara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Merpati Nusantara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Kamis ini, 30 Oktober 2014, berencana mengundang manajemen PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk membahas masalah tanggungan gaji karyawan PT Merpati Nusantara Airlines. Rini mengaku pemanggilan itu dilakukan agar permasalahan Merpati tak berlarut-larut.

    Rencananya, dalam pemanggilan itu akan dikaji ulang beberapa usulan penyelesaian permasalahan gaji Merpati. "Dalam usulan itu juga agar dimasukkan pembayaran gaji karyawan dalam investasi," kata Rini di kantornya, Rabu, 29 Oktober 2014. Namun, usulan itu baru akan didetailkan saat Rini bertemu dengan manajeman PPA. Rini berharap ada solusi agar ‎segera ada kejelasan nasib karyawan Merpati. (Baca: Tiga Investor Ingin Selamatkan Merpati)

    ‎Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya bertemu dengan 100 investor untuk membahas masalah yang menimpa PT Merpati Nusantara Airlines. Mereka adalah para investor yang berniat menjadi mitra Kerja Sama Operasional (KSO).

    ‎Belakangan, Dahlan menyatakan bahwa sudah ada tiga calon investor yang bisnis plan-nya disetujui. "Nantinya akan dipilih satu," kata Dahlan, beberapa waktu lalu.‎

    Saat ditanya mengenai detail calon investor Merpati, Rini mengaku belum tahu pasti karena baru mendapat laporan dari deputi. Dia juga belum bisa memastikan berapa jumlah gaji yang nanti akan dibayarkan kepada karyawan. (Baca: Selamatkan Merpati, Dahlan Iskan Temui 100 Investor)

    Tak hanya gaji, dalam pertemuan dengan PPA juga akan dibahas tentang rincian tanggung jawab yang harus dibayar oleh investor. Apalagi, menurut Rini, utang Merpati tak hanya kepada karyawan, namun juga kepada beberapa BUMN lain. ‎

    Mengenai kejelasan nasib Merpati akan dihidupkan kembali atau sebaliknya, Rini mengatakan masih akan memperlajarinya. "Nanti, ya, tunggu investor dulu."

    FAIZ NASHRILLAH‎


    Terpopuler:
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan

    Penghina Jokowi di Facebook Unggah Gambar Cabul

    Tak Mau MA Dipenjara, Keluarga Minta Bertemu Jokowi

    Tukang Sate Penghina Jokowi Dibela Netizen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.