Wassalam, Kini Tak Ada Lagi Ponsel Nokia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nokia Lumia. REUTERS/Dado Ruvic

    Nokia Lumia. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Paris - Mulai hari ini, Rabu, 22 Oktober 2014, merek Nokia akan menghilang dari jagat industri telepon selular pintar. Hilangnya nama Nokia diputuskan oleh Microsoft Inc, pemilik baru perusahaan asal Finlandia tersebut. (Baca: Microsoft Akan Hapus Nama Nokia?)

    Kabar hilangnya nama Nokia tercantum di laman Facebook dan Twitter kantor Nokia cabang Prancis. Pengelola laman Facebook itu juga menyebut akunnya akan berganti nama menjadi Microsoft Lumia. Ada juga tautan ke link Twitter Nokia Prancis yang menginformasikan kabar penggantian nama tersebut akan dilakukan di beberapa negara lain setelah Prancis. Dengan demikian, mulai saat ini tidak ada lagi ponsel Nokia Lumia. Yang ada adalah ponsel pintar berbasis Windows, Microsoft Lumia.

    Merek Microsoft Lumia juga dikabarkan akan menggantikan nama Nokia di semua produk,  media sosial, dan publikasi online. Kini Microsoft juga mengubah produk sistem operasi untuk ponsel, dari Windwos Phone menjadi hanya Windows. Setelah merek Nokia dihilangkan dari produk Lumia, Microsoft berharap konsumen tidak kebingungan. Maklum saja, selama beberapa tahun terakhir merek Lumia sangat lekat dengan imej Nokia. (Baca: Jam Cerdas Microsoft Siap Tandingi Moto 360)

    Sebagai informasi, Microsoft membeli lini bisnis telepon selular Nokia pada 3 September 2013. Microsoft mengucurkan dana US$ 5 miliar untuk bisnis perakitan produk serta US$ 2,2 miliar untuk lisensi paten Nokia. Secara keseluruhan, Microsoft menginvestasikan dana US$ 7,2 miliar atau Rp 79 triliun untuk menguasai bisnis utama Nokia. Setelah bisnis ponselnya dikuasai Microsoft, merek Nokia hanya bisa ditemui di produk lain, seperti sistem jaringan telekomunikasi hingga produk pembuatan peta.

    FERY FIRMANSYAH | PC WORLD

    Berita Terpopuler
    Fahri Sebut Jokowi Presiden yang Tak Pandai Pidato
    'Jokowi Enggak Pantas Jadi Presiden'
    JK Coret Calon Menteri Bertanda Merah dari KPK

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.