Di Trans TV, Rating Jokowi Kalah dari Raffi-Gigi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah kiri) dan Ibu Negara Iriana (kiri) didampingi mantan Presiden SBY (kanan) melambaikan tangan kepada parade militer di Istana Negara, Jakarta, 20 Oktober 2014. AP/Mast Irham

    Presiden Jokowi (tengah kiri) dan Ibu Negara Iriana (kiri) didampingi mantan Presiden SBY (kanan) melambaikan tangan kepada parade militer di Istana Negara, Jakarta, 20 Oktober 2014. AP/Mast Irham

    TEMPO.CO, Jakarta - Rating acara pernikahan artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang disiarkan di Trans TV lebih tinggi dibanding acara pelantikan Presiden Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla. Menurut Public Relation Manager Trans TV Hadiansyah Lubis, survei dilakukan di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya. "Hasilnya rating liputan pelantikan Jokowi kalah hingga empat kali lipat dari acara Raffi-Gigi," kata Hadiansyah saat dihubungi Tempo, Selasa, 21 Oktober 2014. (Baca: Pesta Pelantikan Jokowi 'Sumbang' 100 Ton Sampah)

    Saat acara siraman Raffi-Gigi pada Kamis, 16 Oktober 2014, rating acara ini mencapai 4,0 persen dengan share sebesar 23,4 persen. Rating acara melonjak pada keesokan harinya, Jumat, 17 Oktober 2014, saat akad nikah Raffi-Gigi. Rating sebesar 5,6 persen dengan share 38,5 persen berhasil diraih oleh Trans TV. (Baca: Presiden Jokowi Ditantang Bupati Lebak)

    Hal berbeda terjadi dengan tayangan pelantikan Jokowi kemarin. Meskipun ada tiga acara yang dihimpun tim Trans TV terkait presiden ketujuh RI ini, rating acara yang didapat tak mencapai 1 persen. Rating untuk acara khusus pelantikan Jokowi hanya 0,8 persen dengan share sebesar 7,0 persen.

    Selanjutnya, acara Sang Presiden yang menampilkan profil Jokowi mendapat rating 0,9 persen dengan share 7,6 persen. Acara ketiga, tayangan spesial Jokowi di Istana mendapat rating 0,7 persen dengan share sebesar 5,6 persen. "Animo masyarakat tak terlalu besar karena acara penayangan ini juga dimiliki oleh stasiun TV lainnya," kata dia.

    Dengan hasil ini, kata dia, segmentasi penonton Trans TV makin jelas. Sesuai dengan karakteristik Trans TV sebagai stasiun TV hiburan, acara dengan tema entertainment jauh lebih diminati ketimbang acara yang sarat dengan politik.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Berita Lain
    Surat Terbuka Anas Urbaningrum untuk Jokowi
    Misteri Amien Rais yang Absen di Pelantikan Jokowi
    'Amien Rais Tidak Peduli Agenda Kebangsaan'
    Jokowi Hampir Jatuh di Depan Istana Merdeka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.