Jokowi Dilantik, PLN Siapkan Genset Cadangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gardu induk Perusahaan Listrik Negara (PLN). ANTARA/M Agung Rajasa

    Gardu induk Perusahaan Listrik Negara (PLN). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan berbagai pekerjaan pendukung untuk menjamin pasokan listrik ke Gedung MPR/DPR saat acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

    Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto, mengatakan perusahaan telah melakukan pemeliharaan dan uji coba fungsi pada semua peralatan listrik yang memasok kawasan penting untuk rangkaian acara pelantikan. PLN juga mengecek pasokan listrik untuk kawasan istana negara dan Silang Monas.

    "Untuk memastikan peralatan bekerja dengan baik dan mitigasi apabila ada permasalahan teknis," kata Bambang melalui keterangan tertulis, Ahad, 19 Oktober 2014. Dia menjelaskan, PLN menyiagakan petugas yang akan menjaga titik-titik utama pada gedung MPR, DPR dan DPD pada hari pelantikan.

    Pada gardu induk Senayan yang memasok setrum ke kawasan Senayan dan Monas, kata Bambang, PLN melakukan modifikasi manuver beban dengan menyiapkan genset cadangan dan UPS (uninterupted power supply) mobile untuk acara pesta rakyat dan menyiagakan peralatan cadangan seperti trafo mobile, unit kabel bergerak untuk situasi kontigensi.

    Di luar itu, persero juga telah memastikan cadangan PLTD Senayan kapasitas 16,5 MegaWatt untuk menjadi back up pasokan listrik di kompleks parlemen Senayan.

    ALI HIDAYAT


    Topik terhangat:

    Pelantikan Jokowi Koalisi Jokowi-JK Kabinet Jokowi Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Pesan Yenny Wahid ke Jokowi: Istana Banyak Hantunya 
    Ketika Iriana Widodo Emoh Digeguyu Pitik  
    Mau Makan Gratis di Pelantikan Jokowi, Perhatikan Tanda Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.