Jokowi Sambangi Prabowo, Rupiah Melesat 120 Poin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Terpilih Joko Widodo (kanan) bersalaman dengan mantan calon presiden Prabowo Subianto usai pertemuan di kediaman orangtua Prabowo, di Jakarta Selatan, 17 Oktober 2014. Prabowo mengucapkan selamat kepada Jokowi yang akan dilantik menjadi Presiden 20 Oktober mendatang. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

    Presiden Terpilih Joko Widodo (kanan) bersalaman dengan mantan calon presiden Prabowo Subianto usai pertemuan di kediaman orangtua Prabowo, di Jakarta Selatan, 17 Oktober 2014. Prabowo mengucapkan selamat kepada Jokowi yang akan dilantik menjadi Presiden 20 Oktober mendatang. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan antara presiden terpilih, Joko Widodo, dan mantan calon presiden Prabowo Subianto memberi angin segar bagi rupiah.

    Hingga perdagangan Jumat siang ini, 17 Oktober 2014, rupiah telah melesat 120 poin (1 persen) ke level 12.136 per dolar Amerika Serikat. Pergerakan rupiah cukup anomali mengingat mata uang Asia lainnya masih disandera oleh penguatan dolar.

    Analis dari PT Monex Investindo Futures, Yohanes Ginting, mengatakan pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto disambut positif pelaku pasar. "Pertemuan itu mencairkan situasi politik yang tegang selama pemilu presiden," kata Yohanes. (Baca: Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo)

    Dalam pertemuan itu, Prabowo akhirnya mengucapkan selamat atas terpilihnya Joko Widodo sebagai presiden. Pertemuan tersebut dimaknai oleh pasar sebagai awal yang baik untuk pemerintahan Joko Widodo ke depan.

    Akan tetapi, Yohanes memperkirakan sentimen dari pertemuan Jokowi-Prabowo hanya berlangsung sementara. Walaupun sudah bertemu Prabowo bukan berarti laju pemerintahan Jokowi akan mulus ketika berhadapan dengan parlemen. "DPR memiliki dinamikanya sendiri yang tidak bisa dicampuri oleh orang di luar parlemen, bahkan Prabowo sekalipun." (Baca: Untuk Soal Ini, Jokowi Tolak Permintaan Prabowo)

    Pada acara pelantikan Jokowi, 20 Oktober 2014, pergerakan rupiah tidak akan bisa naik terlalu tinggi karena sudah direpresentasikan pada kenaikan yang terjadi hari ini. Target jangka pendek rupiah adalah mencapai ke 12.000 per dolar. "Bila level itu ditembus, rupiah berpotensi kembali ke level 11.800-11.900 per dolar," ujar Yohanes.

    PDAT | M. AZHAR

    Terpopuler
    Jokowi Ngerjain Ahok di Depan Ketua RT-RW Se-Jakarta 
    Jokowi Jadi Presiden, Ahok Ajukan Satu Permintaan
    Pelantikan Jokowi, 30 Truk Relawan Subang Datang 
    Prabowo Ditantang Jadi Negarawan di Pelantikan Jokowi

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.