Pelantikan Jokowi Tak Hambat Distribusi Barang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi menyimak pertanyaan wartawan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Jokowi menyimak pertanyaan wartawan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Daerah Kamar Dagang dan Industri Indonesia Natsir Mansyur mengatakan pelantikan Jokowi tak akan menganggu alur distribusi barang. Menurut dia, arak-arakan pesta rakyat hanya akan ada di pusat kota.

    "Sebagian besar distribusi barang terkonsentrasi bukan di pusat kota. Jadi, tak akan ada masalah," kata dia saat dihubungi Tempo, Jumat, 17 Oktober 2014. (Baca:Arak-arakan Jokowi, Karyawan Pulang Cepat)

    Dia mengatakan alur ekspor-impor barang banyak terjadi di wilayah Jakarta bagian barat, timur, maupun utara. Oleh karena itu, kemacetan akibat penutupan arus lalu-lintas tak sampai membuat pengusaha mengalami kerugian. "Tak akan ada penundaan pengiriman dan penerimaan barang," kata dia.

    Dia juga mengatakan pelantikan dan arak-arakan ini tak akan berlangsung selama 24 jam. Jadi, waktu distribusi tak tercederai arak-arakan Jokowi. (Baca:Jokowi Dilantik,45 Kampung di Yogya Gelar Syukuran)

    Pada Senin, 20 Oktober 2014, Jokowi akan dilantik sebagai presiden ketujuh Indonesia di gedung parlemen Senayan, Jakarta. Setelah itu, Jokowi akan diarak menuju Istana Negara dan pesta rakyat di kawasan Monas. Polda Metro Jaya pun akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di area Thamrin, Sudirman, Senayan, dan Silang Monas.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Baca juga:

    Kurikulum 2013, Siswa Belajar 10 Jam di Sekolah
    Pria Ini Tak Punya Peralatan Elektronik
    Jokowi Ngerjain Ahok di Depan Ketua RT-RW Se-Jakarta
    Dahlan Iskan Pangkas 20 Persen Jabatan di BUMN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.