R.J Lino Ogah Jadi Calon Menteri Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terpilih Jokowi usai menjawab pertanyaan wartawan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden terpilih Jokowi usai menjawab pertanyaan wartawan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Pelindo II Richard Joost Lino mengatakan tak mau menjadi menteri kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Oleh sebab itu, Lino tak mempermasalahkan ketika nanti ada yang tak setuju dengan pencalonannya sebagai menteri. "Saya juga enggak mau jadi menteri, kok," kata Lino di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2014. (Baca: Jokowi: Menteri Tak Boleh Rangkap Jabatan)

    Nama R.J Lino termasuk salah satu kandidat untuk menduduki posisi Menteri Koordinator Maritim, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup. Lino disebut bersaing dengan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Tedjo Edhy Purdjiatno dan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur Organisasi Pangan Dunia (FAO) Indroyono Soesilo. (Baca: Jokowi Umumkan Struktur Kabinet pada 20 Oktober)

    Lino mengaku tak tahu kenapa namanya masuk kandidat menteri. Dia mengatakan belum pernah dipanggil Jokowi, tapi sudah sempat beberapa kali berdiskusi dengan presiden terpilih itu terutama soal kemaritiman. "Saya enggak ngerti. Kalau diskusi sama beliau, kan, sering. Tiga minggu lalu tiga jam di Tanjung Priok mengenai maritim," katanya.

    Terkait penolakan Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal terhadap penolakan perpanjangan kontrak Hutchison, Lino mengaku tak mempersoalkannya. Dia juga tak menggubris suara-suara miring terkait pencalonannya sebagai menteri.

    KHAIRUL ANAM

    Berita Terpopuler
    Manajer Lion Air Damprat Penumpang Pesawat
    Siapa Andika Perkasa, Komandan Paspampres Jokowi?
    Belasan Kepala Negara Akan Sambut Jokowi di Istana
    Jokowi Jadi Cover Majalah Time
    Dua TV Pegang Hak Siar Pernikahan Raffi-Nagita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.