Koalisi Pro-Prabowo Bakal Ubah UU Perbankan dan Migas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Idrus Marham. TEMPO/Hariandi Hafid

    Idrus Marham. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Merah Putih (KMP) atau koalisi partai pendukung Prabowo Subianto berniat merevisi sejumlah undang-undang yang mereka nilai bertolak belakang dengan kepentingan nasional. (Baca: Koalisi Prabowo Siap Ajukan Veto untuk 100 Posisi)

    Menurut Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya Idrus Marham, beberapa beleid yang akan diubah antara lain Undang-Undang Minyak dan Gas (Migas), UU Mineral dan Batu Bara (Minerba), serta UU Perbankan. (Baca: Koalisi Prabowo Kuasai Parlemen, Rupiah Lesu Darah)

    Idrus mengatakan revisi undang-undang tersebut perlu diajukan guna menjamin kepentingan nasional. Dalam beleid UU Perbankan, ujar dia, aturan yang berlaku saat ini membuka peluang yang sangat besar terhadap kepemilikan asing. "Ada kerancuan di situ. Kita bicara kepentingan nasional, tapi kepemilikan asing bisa 100 persen. Harus ada niat untuk mengakhirinya," tuturnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 8 Oktober 2014.

    Menurut Idrus, Koalisi Merah Putih telah menginventarisasi seratus undang-undang yang semangatnya bertolak belakang dengan konstitusi. "Ke depan, semuanya akan diharmonisasi agar menjadi format yang ideal," katanya.

    Menurut Idrus, usulan revisi itu merupakan niat KMP untuk menata sistem perundang-undangan nasional. "Jangan dicurigai sebagai koalisi jegal-menjegal. Kalau ada pikiran itu, itu pikiran kotor. Buang jauh-jauh," ujarnya. (Baca: Heboh DPR Jegal Jokowi, Fahri: Jangan Paranoid!)

    RIKY FERDIANTO

    Berita Terpopuler
    Koalisi Prabowo Siap Ajukan Veto untuk 100 Posisi  
    Tiga Taktik Koalisi Prabowo Rebut Pimpinan MPR
    Pacar Mayang Ternyata Juga Pekerja Seks

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.