Tunggu Kabinet Jokowi, IHSG Bergerak Poco-poco  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menutup perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (11/4). Ia mengklaim berkat kedatangannya, indeks harga saham gabungan meningkat 1,7 persen. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menutup perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (11/4). Ia mengklaim berkat kedatangannya, indeks harga saham gabungan meningkat 1,7 persen. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melemah pada Rabu ini, 8 Oktober 2014. IHSG melemah 74,32 poin (-1,48‎ persen) pada level‎ 4‎.958,52 poin.

    Praktisi saham, Sabeth Abilawa, menilai pelemahan IHSG karena terpapar gonjang-ganjing politik dalam pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat. "Kepanikan atas kondisi politik," katanya saat dihubungi, Rabu, 8 Oktober 2014.

    Kebijakan politik lain yang ditunggu investor adalah pengumuman kabinet oleh presiden terpilih, Joko Widodo. Sampai susunan kabinet diumumkan, menurut Sabeth, indeks cenderung naik sedikit dan turun banyak. "Pergerakannya poco-poco," ujarnya. Beberapa aktivitas yang menolong IHSG dalam beberapa ke depan berasal dari emiten yang akan membagi dividen. (Baca: Rupiah Melemah, Jokowi Kritik DPR)

    Analisis berbeda berasal dari analis saham Asia Financial Network, Agus Susanto. Menurut dia, p‎enurunan bursa global yang dibayangi isu Bank Sentral Amerika Serikat menjadi sentimen negatif pada perdagangan hari ini. Selain bursa Amerika Serikat perlambatan ekonomi zona Eropa menjadi sebab lain. "Investor asing kembali melakukan penjulan sebesar Rp 233 miliar turut menekan IHSG," katanya.

    Sebanyak 5,27 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 5,32 triliun dan dalam setiap lebih dari 3 saham yang terkoreksi terdapat 1 saham yang menguat. Secara sektoral, kata Agus, pelemahan hari ini ditekan oleh sektor perdagangan dan industri dasar dengan sepuluh indeks sektoral melemah.

    Beberapa saham yang membuat IHSG tertekan berdasarkan rata-rata tertimbang, di antaranya saham Bank BRI (BBRI) terkoreksi 3,58 persen ditutup pada harga Rp 10.100, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) terkoreksi 2,10‎ persen ditutup pada level Rp 2.800. (Lihat: Kisruh Politik Tak Pengaruhi Investasi)

    ‎Saham bluechip lain adalah Astra Internasional (ASII) terkoreksi 1,47 persen‎ ditutup pada level Rp 6.700, Bank Mandiri (BMRI) ‎turun 2,56 persen ‎pada level Rp 9.500, dan Semen Indonesia ‎(SMGR) juga ikut melemah 4,22 persen ‎pada harga Rp 14.750.

    FAIZ NASHRILLAH | AKBAR TK

    Terpopuler:
    Koalisi Jokowi Sukses Rayu DPD, Siapa Dalangnya?
    Zulkifli Hasan, Ketua MPR Periode 2014-2019
    Koalisi Prabowo Siap Ajukan Veto untuk 100 Posisi
    Pacar Mayang Ternyata Juga Pekerja Seks


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.