Pemilihan Ketua MPR Usai, Saham Langsung Jeblok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Selepas pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia melemah pada pembukaan perdagangan Rabu, 8 Oktober 2014. Indeks kini berada di kisaran level 4.950, lebih rendah dari sehari sebelumnya yang berada di level 5.000. (Baca: Zulkifli Hasan, Ketua MPR Periode 2014-2019)

    Pada pembukaan perdagangan, IHSG langsung melorot dari 5.032,84 (level penutupan sehari sebelumnya) menjadi 4.992,42. Indeks bahkan sempat menyentuh level terendah 4971,74 pada sesi pertama. Pada pukul 10.00 WIB, indeks berada di level 4.974,92 atau turun 57,8 poin (1,51 persen). (Baca: Investor Abaikan Isu Ketua MPR, IHSG Bakal Menguat)

    Indeks merosot meski sebagian analis memperkirakan sentimen politik mulai mereda setelah pemilihan pimpinan MPR usai pada Rabu pagi. Analis Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada, mengatakan sentimen politik berkurang karena pemilihan Ketua MPR relatif lebih tertib ketimbang voting pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beberapa hari sebelumnya. (Baca: Tiga Taktik Koalisi Prabowo Rebut Pimpinan MPR)

    Menurut Reza, melemahnya laju indeks saham disebabkan pengaruh pergerakan bursa saham global. Laju bursa saham Amerika Serikat melemah seiring sikap menunggu (wait and see) pelaku pasar menjelang rilis kinerja perekonomian kuartal III 2014. "Namun, tidak terlalu berimbas negatif," kata Reza.

    Reza memperkirakan pada akhir perdagangan IHSG akan berada pada rentang support 4985-5020 dan resisten 5052-5069.

    FERY FIRMANSYAH | AISHA SHAIDRA

    Berita Terpopuler
    Gerindra Kritik Oesman Sapta Odang, Calon Ketua MPR
    Koalisi Jokowi Sukses Rayu DPD, Siapa Dalangnya?|
    Jokowi-JK Dijegal, Pengamat: SBY Keluarkan Dekrit
    Diperiksa KPK, Bonaran Ungkap Peran Akbar Tandjung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.