Pimpin Holding, Perhutani Belum Rencanakan IPO

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Selatan, Rabu (26/09). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Selatan, Rabu (26/09). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto mengatakan, perusahaannya sebagai induk berjanji akan menyehatkan anak-anak perusahaan kehutanan di bawah naungan holding kehutanan ini. Menurut dia, Perhutani akan mengidentifikasi kekuatan setiap anak perusahaan agar dapat disatukan menjadi sinergi yang utuh untuk menghadapi pasar dunia.

    "Perhutani akan berfokus ke dalam untuk memperkuat perusahaan agar dapat menambah modal untuk memperbesar BUMN," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 27 September 2014.

    Dia mengatakan, Perhutani masih harus menyatukan rencana bisnis masing-masing anak perusahaan agar dapat bekerja sama dengan baik di kemudian hari. "Intinya, kami ingin mengelola hutan serta produk yang ada di dalamnya lebih baik lagi," kata dia.

    Total aset keseluruhan untuk holding BUMN kehutanan masih dalam kajian tim Kementerian Keuangan. Saat ini, prosesnya sedang memasuki analisis laporan-laporan keuangan terakhir dari BUMN terkait.

    Dia juga mengatakan Perhutani tak akan merencanakan IPO atau penjualan saham perdana kepada publik dalam waktu dekat. Perhutani masih butuh konsolidasi mendalam antar perusahaan BUMN dan membutuhkan rencana matang untuk menuju ke sana. Selain itu, kata dia, sumber daya hutan tak sama dengan sumber daya lainnya. "Harus dipikirkan baik buruknya IPO terhadap lingkungan," kata dia.

    Holding BUMN kehutanan akan menyatukan lima anak perusahaan, PT Inhutani I-V. Peluncuran holding ini akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2014 oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan di Surabaya, bersamaan dengan peluncuran holding BUMN perkebunan.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Terpopuler:
    Mobil Tambang Celaka, 4 Karyawan Freeport Tewas
    Akhir September, Standardisasi Wisata Syariah Kelar
    Kasus IM2, Operator Internet Minta Fatwa MA
    Kronologi Kecelakaan Freeport, Truk Tabrak SUV
    Kata Praktisi Soal Aturan Pariwisata Religius


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.