Perdagangan Efek Bakrie Sumatera Dihentikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan efek PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP). (Baca: Bila Grup Bakrie Default, Saham Newmont Bisa Dilepas) Menurut Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna, penghentian itu terhitung sejak sesi pertama perdagangan pada Jumat lalu.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Bakrie Sumatera terancam gagal membayar bunga obligasi senilai US$ 100 juta (sekitar Rp 1,1 triliun). Perseroan telah memulai pembicaraan intensif dengan para pemberi pinjaman dan proaktif untuk membahas masalah ini.

    Nyoman menjelaskan, BEI melakukan penghentian itu dengan merujuk pada informasi bahwa ada event of default atas pembayaran bunga dari secured equity-linked redeemable notes US$ 100 juta dengan tingkat bunga 8 persen.

    "Belum adanya informasi lebih lanjut dari Perseroan juga menjadi dasar lain dari penghentian tersebut," kata Nyoman.(Baca:Utang Bakrie Rp 21,4 Triliun)

    Selain itu, dia menambahkan, BEI juga menjaga agar pasar tetap teratur. Bursa meminta para pemangku kepentingan untuk memperlihatkan keterbukaan dalam setiap informasi yang disampaikan oleh Perseroan, khususnya mengenai pemenuhan kewajiban pembayaran bunga.

    FAIZ NASHRILLAH

    Berita lain:
    Pertamina Akan Pakai Rig Indonesia di Aljazair
    Mobil-mobil Ini Didesain Khusus untuk IIMS 2014
    Suzuki Perkuat Segmen MPV Via APV Luxury Terbaru
    Kepala Daerah PDIP Diminta Tidak Boros Anggaran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?