Bandara Juanda Bakal Ditutup Sementara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan penumpang antri melakukan borrding pass di terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Juanda, Surabaya (03/8).  TEMPO/Fully Syafi

    Ratusan penumpang antri melakukan borrding pass di terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Juanda, Surabaya (03/8). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan mengatakan sedang membahas rencana penutupan Bandara Internasional Juanda, Surabaya, untuk menyambut perayaan HUT TNI pada Oktober mendatang. Namun kementerian belum bisa memastikan bagaimana mekanisme penutupan bandara itu.

    "Ini baru rapat masalah tersebut," kata Direktur Bandar Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Bambang Tjahjono saat dihubungi, Senin, 8 September 2014. (Baca: 2015, Sumenep Buka Penerbangan Perintis)

    Bambang belum bisa memastikan apakah keputusan final rencana penutupan Juanda sudah bisa keluar hari ini. Siang nanti, kata Bambang, rapat telah selesai dan hasilnya bisa ditanyakan ke Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Djoko Murjatmojo. "Nanti tanya ke Pak Djoko," katanya.

    Sebelumnya Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya mengabarkan ada rencana penutupan Bandara Juanda pada tanggal 1-4 Oktober dan 7 Oktober 2014. Perayaan HUT TNI setiap 5 Oktober pada tahun ini akan dipusatkan secara nasional di Juanda.

    Rencananya ada 219 pesawat militer terlibat dalam perayaan HUT TNI tahun ini. Pada 26-30 September 2014, akan ada sepuluh parking stand di Terminal 1 dan 2 untuk pesawat militer. Lalu, pada 1-4 Oktober dan 7 Oktober 2014, mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB, aerodrome Juanda ditutup untuk penerbangan sipil. Konsekuensinya, akan terjadi delay panjang atau pembatalan penerbangan sama sekali.

    KHAIRUL ANAM

    Topik terhangat:
    Koalisi Jokowi-JK | Jero Wacik | Polisi Narkoba | ISIS | BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Megawati: Saya Bisa Ngamuk Lho!
    Tim Transisi Akui Ada Anggota Gadungan
    Jokowi: Saya Jangan Diisolasi dari Rakyat
    Kalla: Wajar SBY Kritik Tim Transisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.