Kenaikan Tarif Batas Atas, Ini Kata Garuda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Emirsyah Satar (tengah), didampingi Direktur Keuangan Elisa Lumbantoruan (kiri), dan VP Corporate Communication Pujobroto (kanan), bersiap memberi keterangan pers seusai mengikuti RUPS Luar Biasa di Garuda City Center, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (3/2). ANTARA/Ismar Patrizki

    Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Emirsyah Satar (tengah), didampingi Direktur Keuangan Elisa Lumbantoruan (kiri), dan VP Corporate Communication Pujobroto (kanan), bersiap memberi keterangan pers seusai mengikuti RUPS Luar Biasa di Garuda City Center, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (3/2). ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara PT Garuda Indonesia, Pujo Broto, mengatakan perihal kenaikan tarif batas atas yang sedang digodok pemerintah, pihaknya mengikuti hitungan teknis INACA. "Kami kan anggota INACA," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 6 September 2014.

    Namun Garuda memiliki pandangan tersendiri tentang tarif batas atas. Pujo mengatakan seharusnya tarif batas atas ditetapkan untuk tujuan penerbangan yang hanya dilalui oleh satu maskapai. "Supaya mereka tak seenaknya tentukan tarif," kata dia.

    Sedangkan, dia melanjutkan, untuk jalur penerbangan yang banyak dilalui oleh maskapai, jangan ada tarif batas atas, tapi diserahkan ke mekanisme pasar. "Apalagi yang potensi ekonominya besar, regulator harusnya pertimbangkan semua aspek kan," kata dia.

    Tarif batas atas, kata dia, seharusnya ditetapkan jika nilai dolar Amerika Serikat tak kunjung turun dalam beberapa bulan. "Sekarang kan kondisinya enggak begitu," kata dia.

    Kementerian Perhubungan mengatakan sudah menghitung usulan kenaikan tarif batas atas buat pesawat namun hitungannya disebut berbeda dengan permintaan industri maskapai.

    Jika industri mendesak agar pemerintah menaikkan tarif batas sebesar 25 persen dari angka sekarang, pemerintah menghitung kenaikan berdasarkan asumsi kurs dolar Amerika Serikat dan harga avtur.

    "Kami sudah mengajukan dua alternatif ke Pak Menteri (Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan). Penghitungan kurs dolar Rp 12 ribu dan Rp 13 ribu," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmojo.

    TRI ARTINING PUTRI | KHAIRUL ANAM

    Berita Terpopuler
    8 Kontroversi Gubernur Riau yang Jadi Sorotan
    SBY Tegur Tim Transisi Jokowi-JK
    Demi Wartawan, Jokowi Stop Bus Rombongan Presiden
    SBY: Saya dan Jokowi Tak Saling Menyalahkan
    Anas: Saya Orang Kampung, Suka Tunai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.