SBY Titip Program Pembangunan ke Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia terpilih Jokowi bertemu dengan presiden saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono di Nusa Dua, Bali, 27 Agustus 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    Presiden Indonesia terpilih Jokowi bertemu dengan presiden saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono di Nusa Dua, Bali, 27 Agustus 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.COJakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menitipkan program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) kepada presiden terpilih, Joko Widodo. Dengan dukungan berbagai pihak, Presiden SBY yakin target MP3EI di 2025 mendatang bisa diwujudkan.

    "Saya titip kepada Pak Jokowi, apa yang kami capai tiga tahun ini semoga bisa dilanjutkan," kata SBY dalam sambutannya saat menghadiri acara refleksi tiga tahun MP3EI di Jakarta, Jumat, 5 September 2014. Menurut dia, dengan sebelas tahun waktu tersisa, program-program MP3EI bisa mencapai target. (Baca:Jokowi Bebas Ubah Nama Proyek Warisan SBY)

    SBY mengatakan kemajuan proyek-proyek MP3EI patut disyukuri. Dia mengklaim percepatan dan perluasan ekonomi di seluruh Tanah Air telah mendapatkan capaian dan hasil yang nyata. SBY mengaku banyak pihak yang pesimistis saat MP3EI pertama kali diluncurkan. Namun, dengan segala segala daya dan upaya, pemerintah akhirnya bisa menghasilkan sesuatu yang nyata. Atas nama negara dan pemerintah, Presiden SBY mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menjalankan MPE3I. (Baca:SBY Banggakan Realisasi MP3EI)

    Menurut SBY, jajaran pemerintah daerah, badan usaha milik negara dan pihak swasta sudah memberikan kontribusi secara langsung untuk pembangunan di Indonesia, khususnya dalam hal pembiayaan. Sebab, negara tak mungkin mendanai semua proyek secara sendiri. Komposisi pembiayaan antara lain 40 persen swasta dan 25 persen BUMN, sedangkan pemerintah hanya 15 persen. Adapun 20 persen sisanya merupakan campuran. (Baca:Peran BUMN dalam Proyek Infrastruktur Ditingkatkan)

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengklaim sejak tiga tahun lalu diluncurkan, MP3EI sudah menunjukkan beberapa hasil. Hingga Agustus 2014, sebanyak 383 proyek sudah melakukan groundbreaking dengan nilai total investasi sebesar Rp 863,5 triliun.

    Rinciannya, kata Chairul, adalah 174 proyek investasi sektor riil dengan total investasi Rp 441,2 triliun. Adapun sektor infrastruktur sebanyak 209 proyek dengan nilai investasi Rp 422,3 triliun.

    FAIZ NASHRILLAH

    Terpopuler:
    Kecewa, PDIP Malas Sokong Risma Maju Lagi
    Mengapa SBY Kaget Jero Jadi Tersangka?
    Kisah Pilu Penyiksaan Bayi 14 Bulan di Day Care
    Demi Ukraina, NATO Siap Perang Melawan Rusia
    Dipo Alam Perintahkan Tolak Kedatangan Tim Transisi

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.