Begini Simulasi Inflasi jika Harga BBM Naik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan mahasiswa dan masyarakat membawa spanduk dan poster SBY pada aksi tolak kenaikan harga BBM di bundaran Gladag, Solo (17/6).  Tempo/Andry Prasetyo

    Ratusan mahasiswa dan masyarakat membawa spanduk dan poster SBY pada aksi tolak kenaikan harga BBM di bundaran Gladag, Solo (17/6). Tempo/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan Bank Indonesia telah memperhitungkan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap Inflasi.

    Menurut dia, kenaikan harga BBM setiap kelipatan Rp 1.000 rupiah akan mendorong inflasi 1,2 persen. "Untuk sektor transportasi, dampak kenaikan harga BBM bisa mendorong inflasi 0,3 persen," ujar Perry saat ditemui di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu, 3 September 2014. 

    Berikut ini hasil simulasi Bank Indonesia atas dampak kenaikan harga BBM terhadap inflasi.

    1. Kenaikan Rp 1.000 per liter
    Inflasi: naik 1,2 persen
    Inflasi Transportasi: 0,3 persen
    Total Inflasi: 1,5 persen

    2. Kenaikan Rp 2.000 per liter
    Inflasi: naik 2,4 persen
    Inflasi Transportasi: 0,3 persen
    Total Inflasi: 2,7 persen

    3. Kenaikan Rp 3.000 per liter
    Inflasi: naik 3,6 persen
    Inflasi Transportasi: 0,3 persen
    Total inflasi: 3,9 persen

    MAYA NAWANGWULAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.