Jokowi-JK Naikkan Harga BBM, Buruh Siap Unjuk Rasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para buruh saat melakukan aksi unjuk rasa memblokir akses pintu Tol  Kebon Nanas, Tangerang, Banten (17/6). Aksi menolak kenaikan harga BBM ini membuat lalu lintas macet hingga hingga 5 km. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Para buruh saat melakukan aksi unjuk rasa memblokir akses pintu Tol Kebon Nanas, Tangerang, Banten (17/6). Aksi menolak kenaikan harga BBM ini membuat lalu lintas macet hingga hingga 5 km. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Konfederensi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, menolak rencana Joko Widodo-Jusuf Kalla menaikkan harga bahan bakar minyak. Alasannya, kebijakan tersebut makin membebani rakyat kecil. (Baca: Ditolak SBY, Jokowi Siap Naikkan Harga BBM)

    “Harusnya mengambil kebijakan yang lebih kreatif untuk menekan defisit anggaran belanja,” ujarnya saat dihubungi, Jumat, 29 Agustus 2014. Menurut Iqbal, kenaikan harga BBM 20-40 persen akan menurunkan daya beli buruh sebesar 50 persen. (Baca: 4 Jurus PDIP Cegah Kenaikan BBM)

    Iqbal mengancam mengerahkan buruh turun ke jalan jika Jokowi-JK menaikkan harga BBM. “Kami akan mogok nasional yang diikuti 2 juta buruh,” Iqbal mengklaim. (Baca: Chatib: Naikkan BBM, Jokowi Tak Perlu Izin DPR)

    Dia mengatakan banyak cara menekan defisit. Misalnya, dengan menghemat anggaran kementerian yang tak perlu, seperti menggelar seminar di hotel mewah, atau mengganti bahan bakar pembangkit listrik PLN dari solar ke batu bara maupun gas. “Subsidi BBM ke PLN juga seharusnya dicabut,” ujarnya. (Baca: Kuota BBM Berpotensi Jebol 1,35 Juta KL)

    Cara lain, kata Iqbal, merevisi kontrak harga jual gas Tangguh ke Cina menjadi harga internasional. Iqbal beranggapan revisi tersebut dapat menambah kas negara. “Saatnya pemerintahan baru membuktikan janji kampanyenya yang pro-rakyat, bukan pro-neoliberal,” kata dia.

    Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, menyatakan timnya telah menyiapkan langkah untuk menyiasati beban fiskal anggaran belanja. Langkah-langkah itu di antaranya penguatan penerimaan negara melalui sistem pajak elektronik, menyusun penghematan anggaran pada aspek belanja modal, dan melakukan efisiensi di sektor produksi dan distribusi minyak.

    Hasto enggan menyebutkan cara penerapannya. "Belum bisa dipublikasikan, masih dalam proses pengkajian," kata Hasto di kantor Tim Transisi, Jumat, 29 Agustus 2014.

    Sebelumnya Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung berdalih tidak dinaikkannya harga BBM adalah karena tahun sebelumnya pemerintah telah menaikkan harga dari Rp 4.500 ke Rp 6.500 per liter. Pemerintah juga beralasan telah menaikan tarif dasar listrik dan berencana menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram.

    AMRI MAHBUB | ROBBY IRFANI

    Terpopuler
    Sempat Ditolak Prabowo, Suhardi Malah Dapat Pajero
    Prabowo Pilih Suhardi karena Kloset Jongkok
    Simpatisan ISIS Beberkan Rencana Teror Biologis
    Tiga Wanita Malaysia Jihad Seks untuk ISIS
    Ini 15 Senjata Andalan ISIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.