Jembatan Comal Rusak, 500 Honda Jazz Dikandangkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Honda Jazz (Raju Febrian/TEMPO)

    All New Honda Jazz (Raju Febrian/TEMPO)

    TEMPO.CO, Denpasar - PT Honda Prospect Motor (HPM) mengalami kendala dalam pengiriman produk terbarunya, All-New Jazz, akibat rusaknya Jembatan Comal. Setidaknya 500 mobil terpaksa digudangkan sementara sebelum dikirim ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    "Kami sampai buat penampungan sementara, karena truk pengangkut mobilnya tidak bisa lewat," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM Jonfis Fandy di Denpasar, Rabu, 27 Agustus 2014.

    Jonfis mengatakan PT HPM menjual sekitar 3.000 Honda All-New Jazz per bulan. Karena rusaknya Jembatan Comal, unit yang dikirim ke dealer hingga saat ini baru 2.500. "Pengiriman mobil ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi tersendat disebabkan karena jebolnya Jembatan Comal di wilayah Pemalang beberapa waktu lalu," ujarnya.

    Sebelumnya, PT HPM menduduki posisi ketiga dalam pasar mobil nasional periode Januari-Juli 2014 setelah membukukan penjualan 95.658 unit. Menurut Jonfis, angka penjualan tersebut cukup baik mengingat hari kerja pada Juli relatif pendek. "Kami yakin penjualan akan kembali meningkat di bulan selanjutnya karena kembali aktifnya pasar secara penuh," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Agustus 2014.

    Jonfis mengatakan dampak kerusakan Jembatan Comal adalah pengiriman yang biasanya hanya membutuhkan waktu satu hari kini bisa mencapai tiga hari. "Mobil yang akan dikirim diturunkan, dan terpaksa dikendarai satu-satu saat melintas di Jembatan Comal," ujarnya.

    AMOS SIMANUNGKALIT


    Topik terhangat:


    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Prabowo: Kalian Berkhianat? Dapat Apa dari Jokowi?
    Hatta ke Prabowo: Mau Sampai Kapan Begini Terus?
    Kenapa Prabowo Tolak Berpidato Seusai Putusan MK? 
    Ahok Pastikan Maju Lagi 2017


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.