Segudang Manfaat MEA bagi Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu RI Marty Natalegawa (kedua kanan) bersama mitranya dalam pertemuan ASEAN ke-47, di Naypyitaw, Myanmar, 8 Agustus 2014. foto:Kemenlu RI untuk TEMPO.

    Menlu RI Marty Natalegawa (kedua kanan) bersama mitranya dalam pertemuan ASEAN ke-47, di Naypyitaw, Myanmar, 8 Agustus 2014. foto:Kemenlu RI untuk TEMPO.

    TEMPO.CO, Nay Pyi Taw - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dicetuskan dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-9 pada 2003 di Bali. Ketika itu, para pemimpin ASEAN menyepakati Bali Concord II yang memuat tiga pilar untuk mencapai visi ASEAN 2020. Yaitu ekonomi, sosial-budaya, dan politik-keamanan.

    Dalam soal ekonomi, upaya pencapaian visi ASEAN diwujudkan dalam bentuk MEA. Kerja sama ini merupakan komitmen untuk menjadikan ASEAN, antara lain, sebagai pasar tunggal dan basis produksi serta kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata.

    Pada 2007, pemimpin ASEAN menyepakati percepatan waktu implementasi MEA dari 2020 menjadi 2015. Untuk mewujudkannya, dirumuskan cetak biru MEA yang dibagi dalam empat tahap, dari 2008 hingga 31 Desember 2015.

    Menurut data Sekretariat ASEAN yang dilansir oleh Kementerian Perdagangan, dalam pertemuan Senior Economic Officials Meetings ASEAN di Nay Pyi Taw, Myanmar, Ahad, 24 Agustus 2014, disebutkan bahwa MEA telah memberi banyak manfaat bagi negara-negara anggotanya. Berikut ini manfaat MEA bagi Indonesia:

    Kemiskinan
       Turun dari 45 persen pada 1990 menjadi 15,6 persen pada 2010.

    Kelas Menengah
       Naik dari 15 persen (1990) menjadi 37 persen (2010).

    Investasi
       -Tumbuh dari US$ 98 miliar (2010) menjadi US$ 110 miliar (2012).
       -Khusus Indonesia, investasi tumbuh dari US$ 13,8 miliar (2010) menjadi US$ 19,9 miliar (2012).

    Produk Domestik Bruto
       -PDB 2011 berkembang 5,7 persen dengan nilai US$ 2,31 triliun.
       -PDB per kapita berkembang dari US$ 965 (1998) menjadi US$ 3.601 (2011).

    Perdagangan
      -Perdagangan barang 2012 mencapai US$ 2,48 triliun.
      -Khusus Indonesia, perdagangan di kawasan ASEAN sebesar US$ 381,7 miliar (2012).

    EFRI RITONGA


    TERPOPULER:

    Jokowi Kalah Rapi Ketimbang Paspampres
    Unimog Milik Massa Prabowo Harganya Rp 1-2 Miliar 
    Begini Spesifikasi Calon Tunggangan Jokowi 
    Partai Pro-Prabowo Mulai 'Bergerilya' Pekan Depan 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.