Gugatan Prabowo Ditolak, SBY Segera Bertemu Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung berbincang dengan Menteri Bappenas, Armida Alisjahbana jelang ikuti rapat terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Juni 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung berbincang dengan Menteri Bappenas, Armida Alisjahbana jelang ikuti rapat terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Juni 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyusul putusan Mahkamah Konstitusi menolak gugatan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, proses transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada presiden terpilih Joko Widodo akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

    Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana menyatakan Presiden SBY segera mengagendakan pertemuan dengan Jokowi untuk memulai proses alih kekuasaan itu. "Sepertinya sudah ada (agenda). Tanya Pak Julian, dong. Agenda Pak Presiden, kan, (yang tahu) Pak Julian," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat pagi, 22 Agustus 2014. (Baca:Dituduh Ganggu Jokowi, SBY: Kami Tak Haus Kuasa)

    Menurut Armida, pemerintah saat ini telah menyiapkan seluruh prosedur mengenai peralihan itu. Presiden SBY bahkan telah meminta semua menteri dan pejabat lainnya bersiap diri untuk melalui proses transisi. Dengan demikian, roda pemerintahan tidak sempat terganggu saat masa pergantian tiba. "Secara substansi, ya, kita siap," ujarnya.

    Untuk menghadapi proses itu, Armida mengatakan, pemerintah telah menyiapkan dua landasan utama, yakni penyiapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 yang saat ini mulai digodok parlemen serta Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). "Rancangan teknokratiknya sudah siap," ucapnya. (Baca:Kata Ruhut, SBY Sering Komunikasi dengan JK)

    Dalam pembahasan kedua hal itu, pemerintah bakal menggandeng presiden terpilih Jokowi dan tim transisinya untuk membicarakan semua program yang akan dilaksanakan pemerintahan mendatang. "Kalau itu (transisi) kita siap. Tidak ada masalah, ya. Begitu harus mulai, ya, mulai," ucap Armida. (Baca:Ini Salah Satu Tantangan Pemerintahan Jokowi)

    Kedua belah pihak ini, kata dia, akan berembuk untuk membicarakan program lama apa saja yang akan dilanjutkan dan program baru dari pemerintahan presiden terpilih. "Prinsipnya itu, dari luar itu tentu visi-misi presiden (terpilih)," kata Armida.

    Namun Arminda belum berani menyatakan apa saja program pemerintah saat ini yang akan tetap dipertahankan. "Saya belum bisa sampaikan karena itu didiskusikan dengan timnya presiden terpilih," katanya.

    JAYADI SUPRIADIN

    Terpopuler
    Kronologi Kerusuhan Massa Pro-Prabowo di MK
    MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo 
    Bisakah Prabowo Menang di MK? Ini Prediksi Pakar 
    Putusan Gugatan Prabowo di MK Setebal 4.390 Lembar 
    SBY Merasa Dituduh Merecoki Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.