Siang Ini, Chairul Tanjung Diantre Tiga Duta Besar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung mengelap keringat saat rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Juni 2014. Presiden mengimbau agar jajarannya tetap fokus dalam mengelola bidang perekonomian, meski situasi politik menjelang Pilpres 2014 semakin memanas. TEMPO/Subekti

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung mengelap keringat saat rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Juni 2014. Presiden mengimbau agar jajarannya tetap fokus dalam mengelola bidang perekonomian, meski situasi politik menjelang Pilpres 2014 semakin memanas. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga duta besar negara mitra ekonomi Indonesia, yakni dari Amerika Serikat, Korea, dan Cina, siang ini mengantre untuk bertemu dengan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung di kantornya, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta. Ketiga duta besar itu dijadwalkan berurutan, dimulai Duta Besar Amerika Serikat Robert Blake. "Yang terakhir Duta Besar Cina," kata Chairul Tanjung, Kamis, 21 Agustus 2014.

    Menurut dia, kedatangan ketiga perwakilan negara besar ekonomi dunia itu untuk membicarakan berbagai persoalan, terutama persoalan ekonomi yang terjalin selama ini di antara kedua belah pihak. "Banyak hal, nanti semuanya dibicarakan setelah pertemuan itu," kata Chairul. (Baca: Chairul Tanjung: Tantangan Ekonomi Sangat Berat)

    Saat disinggung soal pembicaraan mengenai pembangunan pabrik Samsung, Chairul tak menyanggah, tapi ia enggan menjelaskan secara detail mengenai isi rencana pertemuan itu. "Nantilah dibicarakan semuanya setelah ini," katanya. (Baca: Bangun Pabrik Komponen, Samsung Setor US$ 20 Juta)

    Agenda orang nomor satu di Komite Ekonomi Nasional (KEN) itu hari ini cukup padat. Dimulai rapat internal mengenai evaluasi dan pembahasan MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) kemudian dilanjutkan dengan rangkaian penerimaan kunjungan tiga duta besar yang telah disebutkan di atas. (Baca: Tahun Ini, Samsung Bangun Pabrik di Indonesia)

    JAYADI SUPRIADIN

    Topik terhangat:
    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Kiai Pro-Prabowo: Jika Tidak PSU, MK Cacat
    Tiga Kader Golkar Gugat Ical Rp 1 Triliun
    Candi Borobudur Disebut Jadi Target Teror ISIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.