Chairul Tanjung Belum Terima Surat Mundur Karen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur PT Pertamina Karen Agustiawan saat mengikuti rapat terbatas membahas kenaikan harga gas elpiji 12 Kg di Bandara Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta (5/1). TEMPO/Subekti.

    Direktur PT Pertamina Karen Agustiawan saat mengikuti rapat terbatas membahas kenaikan harga gas elpiji 12 Kg di Bandara Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta (5/1). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung belum menerima surat pengunduran diri Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan dari jabatannya. "Belum, belum, saya belum terima surat pengunduran dirinya," ujar Chairul di kantornya, Senin, 18 Agustus 2014.

    Chairul enggan menanggapi semua pertanyaan wartawan ihwal pengunduran Karen. Ia bergegas masuk ke kendaraan dinasnya dengan alasan segera merapat ke Istana Negara mendampingi Presiden menyaksikan pawai kesenian perayaan HUT RI. "Besok, besok saya jelaskan. Ini saya ditunggu di Istana," ujarnya.

    Tensi perhatian publik terhadap Pertamina tengah meninggi dalam dua pekan terakhir. Dimulai dengan rencana kenaikan elpiji 12 kilogram serta kisruh rencana penyetopan kiriman solar ke Perusahaan Listrik Negara. (Baca: Dirut Pertamina Karen Agustiawan Mundur 1 Oktober)

    Hal ini menambah keruwetan perusahaan pelat merah itu. Namun hingga kini belum dipastikan penyebab utama pengunduran diri Karen. (Baca: Mundur, Karen ke Harvard)

    Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan melayangkan surat pengunduran diri dari BUMN migas terhitung 1 Oktober mendatang. Karen sebenarnya masih menyisakan jabatan hingga empat tahun ke depan untuk periode kedua pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Namun besarnya tekanan diduga menjadi salah satu penyebab mundurnya wanita yang berhasil membawa Pertamina masuk perusahaan Fortune 500 atau 500 perusahaan besar dunia 2013 ini.

    JAYADI SUPRIADIN

    Berita Terpopuler
    Hamdan Zoelva Tak Takut Pengerahan Massa Prabowo-Hatta
    Prabowo: Kecurangan Pilpres Catatan Buruk Sejarah 
    Tolak Baiat ISIS, 700 Warga Sheitat Dipenggal
    Sidarto Danusubroto: Sejumlah Partai Merapat ke Jokowi 
    Jokowi: Subsidi RAPBN 2015 Terlalu Besar 
    Jadi Menteri, Abraham: Siapa yang Tangkap Presiden


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.