Chatib Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkeu Chatib Basri. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    Menkeu Chatib Basri. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa mencapai 5,6 persen. "Asumsinya, pertumbuhan 5,6 persen itu bisa direalisasikan," ujarnya di Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Agustus 2014. (Baca: Pertumbuhan Ekonomi 2015 Ditargetkan 5,6 Persen)

    Salah satu faktor yang membuat pemerintah optimistis dalam mencapai pertumbuhan tahun depan ialah kondisi perekonomian global mulai membaik.

    Dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara Perubahan 2014, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen. Namun, dalam realisasinya, pertumbuhan ekonomi semester pertama tahun ini mengalami perlambatan menjadi 5,2 persen. (Baca: Kuartal II, Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen)

    Chatib mengatakan pemerintah saat ini tidak mematok pertumbuhan ekonomi lebih dari 5,6 persen untuk memberi kesempatan bagi pemerintah yang baru agar dapat meningkatkan pertumbuhan tersebut.

    Optimisme ihwal angka pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,6 persen pada tahun depan juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung.  “IMF juga memprediksikan seperti itu," ujarnya. (Baca juga: Bank Dunia Pangkas Prediksi Ekonomi RI)

    Chairul menambahkan, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015 telah sesuai dengan baseline. "RAPBN ini masih bisa diubah oleh pemerintah yang baru," tuturnya.


    GANGSAR PARIKESIT

    TERPOPULER
    Ini Daftar Nama Ahli yang Didatangkan Kubu Prabowo 

    Jokowi Mungkin Bikin 27 Kementerian 

    Ini Dampak Buruk Siswa Masuk Sekolah Terlalu Pagi 

    Pesantren di Mojokerto Terbakar, Satu Santri Tewas 

    Chatib: Siapa Pun Presidennya, Naikkan Harga BBM  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?