Chatib: Siapa Pun Presidennya, Naikkan Harga BBM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhamad Chatib Basri. Tempo/Aditia Noviansyah

    Muhamad Chatib Basri. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri mengimbau pemerintah baru untuk menaikkan harga bahan bakar minyak untuk menghadapi tekanan ekonomi yang lebih berat. "Kalau itu saja dilakukan, sudah bagus sekali," kata Chatib di Bank Indonesia, Kamis, 14 Agustus 2014. (Baca: Ujian Pertama Jokowi Ada di Akhir 2014)

    Kebijakan ini, kata dia, harus dilakukan untuk menjaga kestabilan ekonomi makro. Ia mengibaratkan Indonesia seperti pesawat yang menghadapi gangguan angin. "Angin yang menerpa Indonesia kencang karena harga komoditas dan CPO mulai turun, sedangkan harga energi di sana menurun dan normalisasi kebijakan moneter The Fed," kata dia.

    Awal Juli lalu, Chatib mengatakan ada tiga sektor yang wajib dibenahi serius oleh pemerintah baru. Ketiga hal yang saling bertautan itu adalah lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan infrastruktur. (Baca: Menkeu: Subsidi BBM Turun, Defisit APBN 2015 Terpangkas)

    Alih-alih mengusulkan proposalnya kepada Presiden SBY dan kabinetnya saat ini, Menteri Keuangan lebih suka memberi saran bagi pemerintahan mendatang. Menurut dia, siapa pun presiden terpilih yang akan menggantikan SBY harus mampu menciptakan lapangan kerja. Ini penting karena jika lapangan kerja tak tersedia, tingkat kemiskinan sulit diturunkan. "Untuk menciptakan lapangan kerja, pemerintah harus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan," tuturnya.

    Selama ini, menurut Chatib, yang membuat pertumbuhan ekonomi stagnan adalah tak tersedianya infrastruktur. Sehingga, siapa pun yang menjadi presiden harus mengambil kebijakan tentang infrastruktur supaya bisa ada pertumbuhan.

    Sayangnya, pembenahan infrastruktur tak begitu mudah dilakukan. Musababnya, uang untuk membangun sejumlah infrastruktur terbelenggu pada pos subsidi bahan bakar minyak (BBM) selama ini. (Baca: Ahok: 2015, SPBU Jakarta Bebas BBM Bersubsidi)

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita Terpopuler:


    Mau Ganti Dirut PLN, Dahlan Iskan Ditentang Wapres
    Berumur 30 Tahun, Penumpang Pesawat Dapat Hadiah

    Menkeu: Subsidi BBM Turun, Defisit APBN 2015 Terpangkas

    Dahlan Iskan Bantah Akan Copot Nur Pamudji

    Philip Morris Akan Gugat Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.