Penumpang KAI Daop IV Lebaran Naik 52 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang Kereta api berjalan keluar usai tiba di Stasiun Senen, Jakarta, 3 Agustus 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah penumpang Kereta api berjalan keluar usai tiba di Stasiun Senen, Jakarta, 3 Agustus 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Penumpang kereta yang dilayani PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional IV Semarang selama Lebaran naik hingga 52 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah penumpang yang diangkut kereta api mencapai 236.380 orang. “Rata-rata penumpang per hari mencapai 16 ribu penumpang,” kata Kepala Daop IV PT Kereta Api Indonesia Semarang Wawan Ariyanto di kantornya, Senin, 11 Agustus 2014. (Baca: Selama Lebaran, Pemudik Kereta Naik 200 Persen)

    Tingginya animo masyarakat menggunakan angkutan kereta itu mencapai puncaknya pada 2 Agustus atau dua hari setelah Lebaran dengan jumlah penumpang yang terangkut mencapai 23.547 orang. Menurut Wawan, kenaikan jumlah penumpang dipengaruhi oleh beroperasinya kereta baru seperti kereta Maharani, Kamandaka, Kalijaga, Pekalongan Ekspres, dan Menoreh Ekspres yang sebelumnya tidak ada. (Baca: Lebaran, Pendapatan PT KAI Naik 16 Persen

    “Kenaikan itu membuktikan layanan kami semakin diminati publik,” Wawan menambahkan. (Baca: Lebaran, Pendapatan PT KAI Naik 16 Persen)

    Wawan menuturkan PT KAI Daop IV Semarang menambah layanan tiket yang dicetak di stasiun setempat lantaran penumpang kereta meningkat. Sejumlah stasiun yang mencetak tiket secara mandiri itu tak hanya berada di kota besar tapi juga kota kecil seperti Pemalang dan Bojonegoro Sambah. (Baca: Kereta Jadi Andalan Transportasi Mudik Tahun Ini)

    Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang Suprapto menyatakan selain penumpang kereta api meningkat, perusahaan pelat merah itu juga mendapatkan penghasilan tambahan dari sejumlah aset yang dijadikan tempat destinasi wisata. “Di antaranya dari Lawangsewu dan stasiun tua Ambarawa yang rata-rata selama Lebaran dikunjungi hingga 5 ribu orang per hari,” kata Suprapto.

    PT KAI juga menemukan pelanggaran percaloan yang dibuktikan dengan calon penumpang dengan membawa identitas palsu. Modus itu diketahui setelah ada kecurigaan dan dicek oleh petugas, namun menurut Suprapto jumlah penggunaan tiket palsu cenderung kecil. “Kurang dari 5 penumpang, mereka kami tolak untuk naik kereta,” katanya.

    EDI FAISOL


    Terpopuler:

    Prabowo Disebut Terasing dari Pemilihnya
    Aburizal Bakrie: Enggak Ada Pecat-pecatan
    Poempida Bantah Kabar Kalla Muntah Darah
    Pembalap Denny Triyugo Tewas di Sirkuit Sentul


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.