Aneh, Arisan MMM Bisa Tawarkan Komisi 30 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa analis pasar modal mengaku heran dengan besarnya fee yang ditawarkan oleh arisan Manusia Membantu Manusia (MMM) yang ramai diperbincangkan di laman media sosial. Meski tak ada barang atau jasa yang ditawarkan, arisan ini menjanjikan fee sebesar 30 persen per bulan hanya dengan menyetor modal awal. (Baca juga: Investasi Motor Besar Bodong, Korban Rugi Miliaran)

    "Itu tidak jelas dapat dari mana komisinya. Imbal hasil didapat dari anggota yang baru masuk dan terus berputar," kata analis dari PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual, saat dihubungi Tempo, Kamis, 7 Agustus 2014. (Baca: OJK Terima 582 Soal Investasi Keuangan Bodong)

    Hal serupa disampaikan oleh analis dari Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe. Dia menduga ada seorang atau beberapa orang yang berlaku sebagai pengelola website dan menyamar menjadi anggota. Dengan begitu, setiap anggota baru akan mentransfer uang kepadanya untuk membiayai website dan memutar uang tersebut. "Tapi, soal fee saya juga tidak tahu dari mana? Tidak bisa juga dibilang penipuan karena sifatnya suka-suka," ujar Kiswoyo. (Baca juga: Investor Emas Bodong di Bandung Tanyakan Duitnya)

    Arisan Manusia Membantu Manusia (MMM) adalah bentuk investasi keuangan yang menawarkan bunga 30 persen setiap bulannya tanpa melakukan usaha apa pun. Nama sebenarnya adalah Mavrodi Mondial Moneybook (MMM). Sistemnya, setiap anggota membuat akun di website MMM dengan paket dana sesuai keinginan, yakni minimal Rp 1 juta dan maksimal Rp 10 juta.

    Setelah mendaftar, dalam waktu tiga hingga lima hari, anggota diminta untuk mentransfer uang sesuai pilihan paket. Akan tetapi, uang ditransfer ke dalam rekening anggota lain yang telah ditentukan dalam sistem MMM. Sekitar satu bulan kemudian, pendaftar tersebut dijanjikan mendapatkan bunga 30 persen dari uang yang disetor.

    DEWI SUCI RAHAYU


    Berita Terpopuler

    Kabar Pembakaran Rumah Saksi Prabowo Tak Terbukti
    Massa Prabowo Bentrok dengan Polisi di KPU Jatim
    Hakim Wahiduddin Koreksi Gugatan Prabowo-Hatta
    Migrant Care Laporkan Enam Anggota DPR Pemilik PJTKI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.