Lebaran Kedua, Pemudik Kereta Naik 300 Ribu Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemudik ramaikan stasiun Pasar Senen di Jakarta, 20 Juli 2014. H-8 lebaran Idul Fitri, ratusan pemudik yang menggunakan jasa kereta api hari ini berangsur diberangkatkan, Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah pemudik ramaikan stasiun Pasar Senen di Jakarta, 20 Juli 2014. H-8 lebaran Idul Fitri, ratusan pemudik yang menggunakan jasa kereta api hari ini berangsur diberangkatkan, Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan jumlah penumpang kereta naik 17,26 persen pada hari kedua Lebaran atau meningkat 378.091 orang. "Jumlah pemudik yang naik kereta naik signifikan," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Julius Adravida Barata saat dihubungi Tempo, Rabu, 30 Juli 2014. (Baca juga: Strategi Ini Disiapkan Kemenhub pada Mudik 2015)

    Data Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang kereta sejak 18 Juli 2014 (H-10) hingga 29 Juli 2014 atau hari kedua Lebaran mencapai 2,568 juta orang. Periode yang sama tahun lalu, penumpang tercatat berjumlah 2,19 juta. (Baca juga: Hingga Lebaran Kedua, Jumlah Tewas 352 Jiwa)

    Masa mudik Lebaran tahun ini, sebanyak 1.134.344 penumpang naik kereta utama dan 1.434.230 orang menjadi penumpang kereta lokal. Pada hari kedua Lebaran, total penumpang kereta sebanyak 128.842 orang dengan 95.696 penumpang utama dan 33.146 penumpang kereta lokal.

    Selain kereta, pesawat pun mengalami peningkatan jumlah penumpang. Sejak H-7 hingga hari kedua Lebaran, jumlah penumpang tercatat 1.849.310 atau naik 11, 35 persen dari periode yang sama tahun lalu. (Baca juga: Lebaran, Pengunjung Puncak Naik 300 Persen)

    MARIA YUNIAR

    Baca juga:
    Fokus Ekonomi Jokowi: Pertanian dan Energi 
    Suap Aparat Indonesia, Perusahaan AS Didenda 
    Warna Kabinet Jokowi: Profesional dan Kerja 
    Tweeps Waspadai Portal Berita Palsu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.