Comal Amblas, Jakarta-Jember Ditempuh 30 Jam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pengecoran di jembatan yang ambles di Jalur Pantura Comal, Pemalang, Jateng, 19 Juli 2014. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Pekerja menyelesaikan pengecoran di jembatan yang ambles di Jalur Pantura Comal, Pemalang, Jateng, 19 Juli 2014. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.COJakarta - Ketua Dewan Pengurus Pusat Organisasi Angkutan Darat (Organda) Eka Sari Lorena memprediksi waktu tempuh yang dibutuhkan mudik dari Jakarta ke Jember meningkat jadi 30 jam. Hal ini disebabkan oleh melesaknya Jembatan Comal di jalur pantura, Pemalang, Jawa Tengah. Akibat kerusakan ini, bus dan mobil harus melewati jalur alternatif atau memutar lewat jalur selatan.

    "Kemarin saya lewat pantura, dari Jakarta-Jember sudah 25 jam. Itu pun karena perbaikan jalan belum selesai. Kalau sekarang harus lewat selatan bisa 28-30 jam," kata Eka saat dihubungi Tempo, Senin, 21 Juli 2014.(Baca:Comal Amblas, Jakarta-Semarang Jadi 18 Jam)

    Jarak tempuh Jakarta-Jember via pantura hampir seribu kilometer. Dengan melewati jalur selatan, jarak tempuh bisa bertambah 130-140 kilometer. Menurut Eka, bus terbiasa melalui jalur pantura karena medan jalan yang lebih rata dan lurus, tidak seperti jalur selatan.

    Rute pantura yaitu melewati Cikampek, Jatibarang, Losari, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Pati, Tuban, Lamongan, Gresik Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, dan Jember. (Baca:Tol Jakarta-Cikampek Overload Luar Biasa)

    Menurut Eka, waktu tempuh yang dibutuhkan jika kendaraan memutar lewat jalur tengah dan selatan akan lebih lama. Apalagi, tidak semua kendaraan terbiasa dengan kontur jalan jalur tengah dan selatan.

    "Bayangkan saja, tanpa ada jembatan ambles pun jalur selatan sudah padat, apalagi ada tambahan kendaraan dari utara? Pasti lebih lama. Kasihan penumpang," ujar Eka. (Baca:Karena Comal, Pemudik Diminta Berangkat Hari Ini)

    Jembatan Comal ditutup total sejak Jumat dinihari, 18 Juli 2014. Penghubung antara jalan dan badan jembatan di sisi barat melesak sehingga jembatan tidak bisa dilalui. Pada pertengahan Juni lalu, oprit (timbunan jalan pendekat) jembatan juga sempat rusak, tapi sudah ditambal dengan aspal hotmix. Namun, oprit kembali amblas hingga kedalaman sekitar 20 sentimeter.

    PUTRI ADITYOWATI

    Baca juga:
    Pengiriman Jasad Korban MH17 Tertunda
    Relawan Jokowi-JK Subang Emoh Geruduk KPU
    Bongkar Koper Korban MH17,Jurnalis Sky Minta Maaf
    Deklarasi Ansharul Khilafah Dukung ISIS Dibubarkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.