Mudik, Tiket Maskapai Penerbangan Nyaris Ludes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas bandara melambaikan tangan kepada Pesawat Citilink saat melakukan tinggal landas dalam penerbangan perdana, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (10/1). TEMPO/Imam Sukamto

    Petugas bandara melambaikan tangan kepada Pesawat Citilink saat melakukan tinggal landas dalam penerbangan perdana, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (10/1). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pekan menjelang Lebaran, tiket sejumlah maskapai penerbangan hampir habis terjual, salah satunya Citilink. Menurut Vice President Corporate Secretary Citilink Benny Siga Butarbutar, tingkat keterisian untuk rute padat pada puncak mudik sudah mencapai 80 persen.

    Lonjakan penumpang mulai terjadi untuk penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, Jakarta. Lonjakan penumpang terutama di rute-rute padat pada 18-30 Juli 2014. "Lonjakannya terlihat dari extra flight dari Soekarno-Hatta dan pembukaan rute baru. Tingkat keterisiannya sudah 80 persen," kata Benny lewat pesan pendek, Selasa, 15 Juli 2014.

    Menurut Benny, pada mudik tahun ini Citilink menyediakan 407.880 kursi selama periode tersebut. Total kursi itu untuk penerbangan pulang-pergi.

    Adapun rute-rute padat yang mengalami lonjakan penumpang adalah Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Padang, Jakarta-Semarang, Jakarta-Medan, Jakarta-Denpasar, dan Surabaya-Banjarmasin.

    Selain dari Soekarno-Hatta, jumlah penumpang dari Bandara Halim Perdanakusuma juga melonjak. Saat ini Citilink telah melayani beberapa penerbangan dari Halim, seperti Jakarta-Denpasar, Jakarta-Medan, Jakarta-Palembang, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang, dan Jakarta-Malang. (Baca juga: Penumpang di Bandara Malang Bakal Naik 12,5 Persen)

    Jumlah penumpang Sriwijaya Air juga melonjak selama 22-23 Juli 2014. Meski demikian, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono mengatakan Sriwijaya dapat menambah penerbangan bila ternyata jumlah penumpang membeludak.

    Saat ini, kata Agus, sebanyak 28.750 kursi tambahan banyak yang sudah dipesan. "Tapi masih ada yang tersedia," katanya. Tiket banyak dipesan untuk rute-rute di Jawa. (Baca juga: Sambut Lebaran, Sriwijaya Air Tambah Penerbangan)

    Di Malang, Manajer Distrik Malang Sriwijaya Muhammad Yusri Hansyah mengatakan maskapai itu sudah menambah tiga penerbangan reguler pulang-pergi. Dengan demikian, ada sepuluh jadwal penerbangan Sriwijaya ke Malang. "Extra flight kami khususkan untuk menyambut Lebaran saja, mulai 24 Juli sampai 4 Agustus nanti," katanya.

    Sedangkan Garuda Indonesia menyatakan tidak menambah jadwal terbang dari Jakarta atau Malang. Emma S. Priatna, staf di kantor Garuda Indonesia Cabang Malang, mengatakan Garuda tetap terbang sesuai dengan jadwal reguler. Garuda terbang dari Malang pada pukul 10.50 WIB dan 13.05 WIB, serta terbang dari Jakarta pada pukul 08.30 dan 10.45 WIB. Pemesanan tiket terbanyak untuk penerbangan 26-27 Juli dan 2-3 Agustus.

    KHAIRUL ANAM | ABDI PURMONO


    Berita Terpopuler
    Deddy Mizwar Diberi Dua Pilihan jika Main Sinetron 
    BI: Jangan Kaget dengan Uang NKRI 
    Hasil Pemilu Menurun, Ical Didesak Gelar Munas 
    Samsung Setop Bisnis dengan Pemasok Cina
    Rekapitulasi Suara Pilpres di Jabar Lancar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.