Tol Ciledug-Ulujami Bakal Jadi Idola Truk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proyek pembuatan jalan tol Jakarta Outer Ring Road W2 ruas Kebon Jeruk-Ulujami, Jakarta, Senin (23/7). Proyek yang memakan dana sekitar Rp 2,23 triliun tersebut rencana beroprasi pada awal 2013 dan masih terkendala pembebasan lahan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Proyek pembuatan jalan tol Jakarta Outer Ring Road W2 ruas Kebon Jeruk-Ulujami, Jakarta, Senin (23/7). Proyek yang memakan dana sekitar Rp 2,23 triliun tersebut rencana beroprasi pada awal 2013 dan masih terkendala pembebasan lahan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -- Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman mengatakan dalam dua bulan sejak dioperasikannya ruas Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 Utara, ruas Ulujami-Kebun Jeruk akan dilalui sekitar 200 ribu kendaraan setiap hari. Jumlah itu disebutnya akan mengurangi kepadatan jalan tol dalam kota Jakarta sebanyak 25 persen.

    "Memang pernah ada penelitiannya," kata Adityawarman, saat menyampaikan perkembangan pembangunan ruas Tol JORR Ciledug-Ulujami di Jembatan Gerbang Tol Ciledug 2, Tangerang, Banten, Rabu, 18 Juni 2014.

    Menurut Adityawarman, ruas tersebut akan menjadi idola angkutan barang dari arah barat (Sumatera) dan timur (Jawa Tengah, Barat, dan Timur). Sebab, ruas Ulujami-Kebun Jeruk merupakan ruas terakhir dari keseluruhan Tol JORR yang menghubungkan lima ruas tol dan mengalihkan arus dari tol dalam kota.

    "Kalau ini dibuka, lintasan dari barat ke timur atau sebaliknya makin tinggi. Tak perlu ke Tomang atau Grogol dulu. Mereka bisa langsung ke timur atau ke barat lewat sini," kata Adityawarman.

    Berdasarkan kalkulasi matematis, kata Adityawarman, ruas Ciledug-Ulujami sudah bisa beroperasi pada akhir bulan ini. Konstruksi dan perlengkapan rambu serta marka jalan ditargetkan rampung pada 24 Juni 2014. Adapun ruas Kebon Jeruk-Ciledug sudah dibuka sejak 27 Desember tahun lalu.

    Tol JORR W2 Utara sendiri akan menghubungkan lima ruas tol yang sudah beroperasi, yaitu Tol Jakarta-Cikampek, Jagorawi, Jakarta-Serpong, Jakarta-Tangerang, dan Tol Sediyatmo (Bandara Soekarno Hatta).

    KHAIRUL ANAM

    Terpopuler:
    Olga Dikabarkan Mengidap Kanker Stadium 4

    Cak Lontong: Saya Tidak Merasa Lucu

    KPK Segel Ruangan Menteri PDT Sejak Senin Malam

    Kantornya Disegel, Menteri PKB Dibidik KPK?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.