Sokong Kampanye Prabowo, Ini Kekayaan Hary Tanoe

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres Partai Hanura Hary Tanoesudibjo saat menghadiri kampanye terbuka, di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, (28/3). TEMPO/Imam Sukamto

    Cawapres Partai Hanura Hary Tanoesudibjo saat menghadiri kampanye terbuka, di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, (28/3). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mundur dari Hanura, pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan dukungan untuk pemenangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung koalisi pimpinan Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Bantuan itu, kata dia, bisa dalam bentuk dana ataupun jaringan.

    "Saya nanti juga akan terjun langsung," ujar Hary Tanoe ketika menerima kunjungan Prabowo di kediamannya di Jalan Ciranjang Nomor 33, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Mei 2014.

    Dukungan dana untuk kebutuhan kampanye pemilihan presiden tentu bukan uang kecil, perlu dana triliunan rupiah. Seberapa besar Hary Tanoe sanggup menyokong pasangan Prabowo-Hatta? Hary Tanoe tergolong nama besar di dunia bisnis. Sejak 2007 ia masuk ke dalam daftar orang terkaya di Indonesia dan dunia menurut Forbes.

    Berdasarkan data Forbes tahun 2014, kekayaan Hary Tanoe mencapai US$ 1,6 miliar. Ia juga dekat dengan bisnis Grup Bakrie. Terbukti dengan investasi senilai US$ 200 juta yang dibenamkannya untuk konsesi kepemilikan jalan tol milik Bakrie dan US$ 143 juta untuk membeli Bali Nirwana Resort.

    Pertama kali masuk daftar Forbes di tahun 2007, kekayaan Hary Tanoe 'hanya' US$ 815 juta. Tahun 2013, Hary Tanoe berada di posisi ke-22 orang terkaya se-Indonesia dan posisi 1.329 orang terkaya sedunia, dengan kekayaan US$ 1,35 miliar. Pada 2012, Hary Tanoe menduduki peringkat ke-29, dan pada 2012 di posisi ke-22.

    Hary Tanoe terkenal sebagai pimpinan media grup PT Media Nusantara Citra Tbk. Hary yang lahir di Surabaya ini pernah mengenyam pendidikan sarjana di Carleton University, Kanada. Ia juga memperoleh gelar master dari Ottawa University.

    Kerajaan bisnisnya dimulai tahun 1989 ketika mendirikan PT Bhakti Investama Tbk. Hary terjun ke dunia bisnis media penyiaran dan telekomunikasi saat perusahaannya mengambil saham PT Bimantara Citra Tbk. Kini ia membawahkan tiga stasiun televisi swasta yakni MNC TV, RCTI, dan Global TV. Selain itu bisnis medianya juga meliputi Radio Trijaya FM, harian Seputar Indonesia, dan beberapa majalah dan tabloid.

    Ada lima perusahaan yang berada di bawah PT MNC Investama Tbk milik Hary Tanoe:
    - PT Global Mediacom Tbk (laba 2013 Rp 620,4 miliar)
    - PT MNC Capital Indonesia Tbk (laba 2013 5,6 miliar)
    - PT MNC Sky Vision Tbk (laba 2013 Rp 5,64 miliar)
    - PT Media Nusantara Citra Tbk (laba 2013 Rp 1,6 triliun)
    - PT Indonesia Air Transport Tbk (laba 2013 26,18 miliar)

    PUTRI ADITYOWATI

    Berita utama:
    PPATK Endus Transaksi Narapidana di Singapura
    Dukung Prabowo, Hary Tanoe Siapkan Dana Kampanye
    Simon Antar Indonesia ke Semifinal Piala Thomas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.