Tokobagus.com Ganti Nama, Promosi Harus Gencar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Olx.co.id. Istimewa

    Logo Olx.co.id. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat retail, Yongky Suryo Susilo, menyayangkan pergantian nama Tokobagus.com menjadi OLX.co.id. Sebab, pergantian nama ini bakal memunculkan banyak pertanyaan di benak konsumen, khususnya terkait dengan pelayanan dan sistem yang mungkin berubah.

    "Jika tidak hati-hati, bisa gagal," kata Yongky, yang juga staf ahli dari Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia, saat dihubungi, Rabu, 21 Mei 2014. Artinya, merek baru yang semula diharapkan bisa semakin mengukuhkan perusahaan yang siap melayani konsumen secara global itu malah bisa menjadi bumerang. (Baca: Tokobagus.com Berubah Nama Jadi OLX.co.id)

    Ia mencontohkan, jika konsumen tak merespons positif perubahan nama tersebut, bisa-bisa high awareness yang telah dibangun perusahaan itu bisa langsung hilang. “Sebaliknya, re-branding bisa terlaksana baik jika promosi terus gencar dilakukan.” (Baca: Toko Belanja Kaskus Siap Meluncur Akhir Tahun Ini)

    Sebelumnya, Managing Director OLX.co.id Michal Klar mengatakan perubahan alamat situs dari semula www.tokobagus.com menjadi www.olx.co.id merupakan langkah besar dalam melayani konsumen untuk jual-beli barang bekas. Namun ia memastikan tak ada perubahan yang signifikan terkait dengan sistem dan pelayanan.

    Dalam hal situs, masyarakat Indonesia dapat mengakses OLX melalui www.olx.co.id atau mengunduh aplikasinya yang tersedia di Android, iOS, dan BlackBerry. Pengguna OLX masih akan tetap menikmati layanan yang sama seperti mereka menggunakan Tokobagus.com, dan tidak ada perubahan sama sekali dalam proses dan cara pasang iklan.

    Sementara itu, Business Development and Public Relation Manager Zalora Indonesia Anggita Vela Lydia menilai pergantian nama itu itu punya konsekuensi yang berat. "Ini pekerjaan rumah besar bagi humas karena mengubah mindset konsumen itu susah," tuturnya.

    DEWI SUCI RAHAYU

    Berita terpopuler:
    Mahfud Dijanjikan Jabatan Lebih dari Menteri 
    Jokowi atau Prabowo, Ahok: Aku Rapopo 
    Peraih Nilai UN Tertinggi Hanya Belajar di Rumah  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.