Kementan Siapkan Rp 103 Miliar untuk Korban Kelud  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah rumah yang rusak tertimbun pasir erupsi Gunung Kelud terlihat di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang (18/02).  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah rumah yang rusak tertimbun pasir erupsi Gunung Kelud terlihat di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang (18/02). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian telah menyiapkan dana Rp 103 miliar untuk korban bencana letusan Gunung Kelud. Dana yang diambil dari dana kontigensi APBN 2014 dan dana lembaga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu akan digunakan untuk membantu menyediakan bibit tanaman pangan, sayur, dan buah, serta membantu menyediakan rumput pakan ternak dan konsentrat.

    Kementerian kini sedang mendata kerugian. "Bisa saja dana tersebut nantinya bertambah," ujar Menteri Pertanian Suswono, Selasa, 4 Maret 2014.

    Dana itu nantinya akan disalurkan secara bertahap pada korban bencana. Berdasarkan pendataan Kementan, sebagian besar ternak sapi perah di Kabupaten Malang, Kediri, dan sekitarnya mengalami kesulitan pakan. Penyebabnya, banyak lahan pakan ternak yang rusak dan tertutup material erupsi. Hal itu menyebabkan sebagian peternak terpaksa menjual sapi mereka. "Karena kesulitan mendapatkan pakan ternak," ujar Suswono.

    Luas lahan yang rusak di Kabupaten Malang 4.136 hektare, terdiri atas 1.395 ha lahan tanaman padi, 688 ha lahan tanaman sayur, dan 2053 ha lahan tanaman jagung. Untuk luas lahan yang rusak di Kabupaten Kediri totalnya 13.189 hektare, terdiri atas 3.832 ha lahan tanaman padi, 3.832 ha lahan tanaman jagung, 1613 ha lahan cabai rawit, 1060 ha lahan cabai besar, 318 ha lahan tomat, 700 ha lahan nenas, dan 1838 ha lahan tebu.

    GALVAN YUDISTIRA

    Terpopuler
    Calon Hakim Konstitusi Dikuliahi Pakar Tata Negara
    Bunuh Diri Bersama, Sang Ibu Kirim SMS ke Tuhan 
    Aksi Danang Sutowijoyo Bunuh Anak Kucing Berujung Polisi 
    Bunuh Diri Bersama, Anita Diduga Diteror 
    Tak Cukup Restu Mega, Ini Syarat Jokowi Nyapres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.