Sabtu, 15 Desember 2018

Wiranto hingga Puan Maharani Melayat Lukminto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perintis pabrik textil Sritex, Lukminto. Tempo/Andry Prasetyo.

    Perintis pabrik textil Sritex, Lukminto. Tempo/Andry Prasetyo.

    TEMPO.CO, Surakarta - Sejak jenazah bos PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex), Lukminto, disemayamkan di rumah duka Tiong Ting, Jebres, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis, 6 Februari 2014, banyak pejabat, mantan pejabat, kolega bisnis, dan masyarakat umum yang melayat. Lukminto meninggal pada 5 Februari di Singapura.

    Humas PT Sritex Basuki mengatakan tokoh yang sudah berkunjung seperti Wiranto, Ilham Habibie mewakili B.J. Habibie, Azrul Ananda yang mewakili Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, dan Puan Maharani yang mewakili keluarga Megawati Soekarnoputri. (Baca: Presiden SBY dan Menteri Akan Layat Lukminto)

    Lalu Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Dwi Priyatno dan Panglima Daerah Militer IV Diponegoro Mayor Jenderal Sunindyo. "Kemudian nanti menyusul Pak Agum Gumelar pada Senin depan," katanya saat ditemui Tempo, Minggu, 9 Februari 2014. (Lihat: Siapa Lukminto, Juragan Batik Pemilik Sritex)

    Kolega bisnis Lukminto juga berdatangan. Misalnya perwakilan mitra bisnis dari Jepang, Korea, Jerman, Kroasia, Amerika Serikat, dan Australia. Masyarakat umum juga bebas untuk melayat. "Kami mempersilakan masyarakat untuk melayat kapan saja. Kami siap menerima selama 24 jam," katanya. (Berita terkait: Bunga Duka Jokowi hingga Prabowo buat Lukminto)

    Selain menerima pelayat, keluarga juga mengadakan tahlilan sejak Kamis malam sampai 15 Februari malam. Lukminto yang masuk Islam pada Mei 1995 akan dimakamkan pada 16 Februari di pemakaman keluarga di Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah. 

    UKKY PRIMARTANTYO (SURAKARTA)


    Terpopuler:
    800 Ton Beras Vietnam Diperiksa di Laboratorium
    Beras Vietnam, Pelaku Bisa Disanksi Pidana
    Tertekan Kurs, Maskapai Tak Puas Kenaikan Tarif 
    DPR Panggil Direksi Merpati Pekan Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.