Suzuki Ertiga Yakin Bisa Geser Xenia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model berpose dengan MPV Suzuki terbaru, Ertiga, saat diluncurkan di Grand Melia, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (22/04). Ertiga berkapasitas 7 penumpang ditawarkan mulai Rp143 juta hingga Rp 165 juta on the road Jakarta dan siap menggoyang pasar MPV. TEMPO/Dasril Roszandi

    Model berpose dengan MPV Suzuki terbaru, Ertiga, saat diluncurkan di Grand Melia, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (22/04). Ertiga berkapasitas 7 penumpang ditawarkan mulai Rp143 juta hingga Rp 165 juta on the road Jakarta dan siap menggoyang pasar MPV. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Surakarta:Dengan catatan penjualan sebanyak 89 ribu unit hingga Oktober 2013, Suzuki Ertiga kini berada di urutan ketiga kelas Low MPV. Ertiga dengan pangsa pasar yang mencapai 16 persen membayangi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang ada di urutan satu dan dua.

    "Kalau sampai akhir 2013, mungkin sudah tembus 100 ribu unit," kata Product Development Section Head PT Suzuki Indomobil Sales, Doni Ismi Saputro di sela acara pesta keluarga Ertiga di Surakarta, Sabtu 11 Januari 2014.

    Suzuki, kata Doni, menatap 2014 dengan optimisme tinggi. Dia menargetkan Ertiga bisa menggeser Xenia dan berada di posisi kedua untuk kelas low MPV. "Kami menargetkan pangsa pasar kami naik menjadi 25 persen. Kami berharap bisa menjual 75-80 ribu unit Ertiga di 2014," ujarnya sambil menambahkan, angka tersebut memberi kontribusi sebesar 40 persen dari total penjualan seluruh produk Suzuki.

    Dia meyakini target posisi kedua dapat dicapai. Sebab penjualan mobil di 2014 diperkirakan stagnan karena faktor pesta demokrasi, yaitu pemilu legislatif dan pemilu presiden. Meski penjualan stagnan, dia menyebut penjualan Ertiga akan tetap stabil. "Sehingga membuat pangsa pasar kami meningkat," katanya.

    Bahkan dia mengklaim sebenarnya Ertiga bisa saja merajai segmen low MPV. Hanya saja terkendala kapasitas produksi yang terbatas. Menurutnya produksi Ertiga hanya 18 ribu unit per bulan dan 2 ribu unit di antaranya untuk pasar ekspor.

    Sales Area Representative Suzuki Indomobil, Stefanus Asiantara, menambahkan, Suzuki tidak agresif menggenjot penjualan karena bertepatan dengan tahun pemilu. Biasanya penjualan mobil melambat saat pesta demokrasi. "Karena kondisi politik belum menentu. Semuanya menunggu siapa presidennya," katanya.

    UKKY PRIMARTANTYO

    Terpopuler
    Ini Kata Bakrie Setelah Beli Path Rp 304 Miliar

    Pesan Anas Ketika Ditahan 

    Apple dan Samsung Tempuh Jalur Mediasi

    Mereka yang Dijebloskan ke Sel pada 'Jumat Keramat'  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H