Hari Ini, Tahu dan Tempe Beredar Lagi di Pasar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja kembali memproduksi tahu di kawasan sentral tahu tempe, di Indihiang, Tasikmalaya, Jabar (12/9). Pasca mogok tiga hari produsen tahu tempe dikawasan tersebut berencana  menaikan harga  di pasaran jika harga kedelai impor masih  tinggi. ANTARA/Adeng Bustomi

    Pekerja kembali memproduksi tahu di kawasan sentral tahu tempe, di Indihiang, Tasikmalaya, Jabar (12/9). Pasca mogok tiga hari produsen tahu tempe dikawasan tersebut berencana menaikan harga di pasaran jika harga kedelai impor masih tinggi. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo), Suyanto, mengatakan tahu dan tempe mulai hari ini kembali beredar di pasaran. Menurut dia, para produsen tempe dan tahun sudah mengakhiri mogok produksi. "Sudah mulai produksi kemarin sehingga Kamis sudah mulai jualan," katanya saat dihubungi, Kamis, 12 September 2013.

    Menurut dia, walau sudah mulai berjualan, volume produksi tahu dan tempe masih mencapai 75 persen. Dalam keadaan normal, kata dia, produsen tempe kelas rumahan mengolah 25-200 kilogram kedelai per hari dan produsen tahu mengolah 2-6 kuintal kedelai per hari. Suyanto mengatakan para pengrajin masih menggunakan kedelai stok lama untuk produksi hari ini.

    Harga jual tahu dan tempe, kata Suyanto, belum turun karena para produsen masih membeli kedelai dengan harga lama. Para pengrajin belum membeli kedelai dengan harga khusus yang mencapai Rp 8.490 per kilogram karena aturan harga khusus tersebut baru dikeluarkan 10 September 2013 lalu. "Peraturan Menteri Perdagangan No 49 belum bisa langsung diberlakukan," katanya.

    Suyanto mengatakan harga tempe yang beredar di pasaran hari ini mencapai Rp 4.000 per bungkus untuk potongan kecil dan Rp 6.000 per bungkus untuk tempe kotakan. Untuk tahu, harganya mencapai Rp 23 ribu per papan, naik dari harga normal yang mencapai Rp 18 ribu.

    Pada 9-11 September 2013 kemarin, pengrajin tahu dan tempe di sejumlah daerah mogok produksi. Mereka memprotes harga kedelai dari importir yang terlampau tinggi. Potensi kerugian karena mogok produksi selama tiga hari tersebut mencapai Rp 200 miliar.

    ANANDA TERESIA

    Topik Terhangat

    Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Jokowi Capres? | Miss World | Penembakan Polisi | Krisis Tahu-Tempe

    Terpopuler
    Ditawari Vicky Mobil, Zaskia Gotik Jual Cincin
    Begini Hasil CCTV Soal Penembakan Polisi di KPK
    Dul Masih Kritis, 2 Gelas Darah Disedot dari Paru
    Bahasa Vicky Zaskia Gotik Dimengerti Keluarganya 
    Vicky Zaskia Gotik Dijenguk Banyak Wanita di Bui


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.