Indonesia Impor 25.000 Sapi dari Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memberi makan sapi impor di tempat pengemukan sapi di Cianjur, Jawa Barat, (21/7). ANTARA/Zabur Karuru

    Pekerja memberi makan sapi impor di tempat pengemukan sapi di Cianjur, Jawa Barat, (21/7). ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan pemerintah Indonesia akan menerima impor sapi sekitar 25 ribu ekor dari pekan lalu hingga diperkirakan akhir bulan ini.

    "Kedatangan sapi siap potong dari Australia sejak empat hari yang lalu juga membawa dampak yang baik pada penurunan harga jual daging sapi di pasaran," katanya saat mengunjungi markas Slank, di kawasan Pancoran, Jakarta, Jum'at 2 Agustus 2013. Gita mengunjungi Slank runtuk mendiskusikan masalah pembajakan musik para musisi tanah air.

    Di sela-sela diskusi soal pembajakan karya musisi, Gita mengungkapkan bahwa harga sembako sudah mulai turun. "Untuk daging sapi di pasar Cipete, Kebayoran Lama dan beberapa pasar lainnya, sudah turun dari Rp 100 Ribu menjadi Rp 85 Ribu," jelas Gita.

    Tak hanya daging sapi, kata Gita, Indonesia juga menerima impor bawang merah serta cabe rawit. Hal ini dikarenakan, para petani bawang sempat mengalami gagal panen.

    "Untuk mengantisipasi kelangkaan bahan makanan tersebut hingga lebaran H+5, kami harus meminta bantuan dari pihak luar. Namun saya berharap panen bisa segera datang dan kita bisa menghentikan impor ini," jelasnya.

    ANINDYA LEGIA PUTRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.