Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pengusaha Rotan Masih Kesulitan Bahan Baku

image-gnews
Kerajinan rotan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Kerajinan rotan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Iklan

TEMPO.CO, Surakarta - Kebijakan pemerintah melarang ekspor bahan baku rotan ternyata tidak membuat produsen produk rotan gampang mendapatkan bahan baku rotan. Ketua Asosiasi Mebel Kayu dan Rotan Indonesia (AMKRI) Hardono menyatakan, sampai saat ini produsen mebel rotan tetap kesulitan mendapatkan bahan baku. "Padahal Indonesia penghasil terbesar bahan baku rotan di dunia. Tapi kenapa bahan baku tetap langka pasca pelarangan ekspor bahan baku?" kata dia di Surakarta, Kamis, 13 Juni 2013.

Hardono mengatakan, 80 persen bahan baku rotan yang beredar di dunia berasal dari Indonesia. Sehingga,  ketika ada larangan ekspor bahan baku rotan, seharusnya pengusaha produk rotan tidak perlu bingung lagi mencari bahan baku. "Saat masih boleh ekspor bahan baku rotan, wajar kalau kami kesulitan. Tapi sekarang harusnya tidak lagi," ucapnya.

Dia mengatakan kebijakan Kementerian Perdagangan melarang ekspor bahan baku rotan sudah bagus. Namun harus ditindak lanjuti dengan memastikan ketersediaan bahan baku untuk industri kerajinan dan mebel rotan di dalam negeri. Misalnya dengan mendirikan terminal rotan.

Menurut Hardono, dengan menguasai 80 persen ekspor bahan baku rotan dunia, harusnya Indonesia juga menguasai 80 persen produk barang jadi dari rotan ketika ekspor bahan baku ditutup. "Tapi faktanya sekarang baru bisa 20 persen. Padahal pangsa pasar produk rotan di Indonesia 33 persen," katanya.

Hardono meminta eksportir bahan baku rotan dan produsen produk rotan bekerja sama untuk menghasilkan produk jadi. Sehingga dapat meningkatkan nilai tambah rotan. "Saya berharap penghasil bahan baku rotan di Sulawesi dan Kalimantan bersatu dengan produsen produk rotan yang kebanyakan di Jawa. Harus ada simbiosis mutualisme dan alih teknologi, tidak hanya murni perdagangan," ujarnya. 

Selain kelangkaan bahan baku, kendala lain industri produk rotan adalah minimnya tenaga kerja. Saat industri produk rotan terpuruk, banyak yang alih profesi menjadi pengusaha restoran atau berjualan bakso. 

Ketua Koperasi Serba Usaha Trangsan Manunggal, Suparji, mengatakan industri rotan di Trangsan, Sukoharjo mulai menggeliat. Kini dari 20 eksportir bisa mengirim 100 kontainer per bulan dengan nilai Rp 90 juta. "Tapi masih banyak pasar yang belum tergarap. Kami kekurangan tenaga kerja," katanya. Selain itu, karena tidak ada terminal rotan di Sukoharjo, maka 193 perajin yang ada harus mencari bahan baku rotan ke Cirebon atau Surabaya. Kini harga bahan baku rotan Rp 15 ribu per kilogram. Kebutuhan bahan baku rotan di angka 510 ton per bulan. 

UKKY PRIMARTANTYO

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kementerian Perindustrian Gandeng Korea Selatan Kembangkan Transformasi Digital Industri

11 hari lalu

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah, kemeja putih) menandatangani prasasti tanda peresmian pabrik baru PT Kohler Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Senin (15/8). (ANTARA/ HO Biro Humas Kementerian Perindustrian)
Kementerian Perindustrian Gandeng Korea Selatan Kembangkan Transformasi Digital Industri

Kementerian Perindustrian menggandeng Korea Selatan mengembangkan transformasi digital Industri di Indonesia.


Kemenperin: Sertifikasi Uji Tipe Kendaraan Listrik Naik 54 Persen

14 hari lalu

Berikut ini cara mendapatkan motor listrik subsidi. Foto: Canva
Kemenperin: Sertifikasi Uji Tipe Kendaraan Listrik Naik 54 Persen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menginformasikan sebanyak 39 ribu kendaraan listrik telah menerima Sertifikasi Registrasi Uji Tipe (SRUT).


Kementerian Perindustrian Dorong Kinerja Industri Tekstil

24 hari lalu

Pekerja mengatur alur benang di sebuah pabrik kain skala kecil menengah di Desa Rancajigang, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin, 9 November 2020. Industri tekstil skala kecil akan semakin terpuruk akibat pandemi dan murahnya harga produk garmen impor. TEMPO/Prima Mulia
Kementerian Perindustrian Dorong Kinerja Industri Tekstil

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus melakukan upaya meningkatkan kinerja industri tekstil dengan pelatihan dan pendidikan vokasi.


Kemenperin Ingatkan Peningkatan Investasi Harus Dibarengi dengan Perbaikan SDM

52 hari lalu

Emmy Suryandari. Polifurneka.ac.id
Kemenperin Ingatkan Peningkatan Investasi Harus Dibarengi dengan Perbaikan SDM

Kemenperin menyatakan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) saat ini masih menjadi salah satu sektor manufaktur yang menunjang perekonomian.


Kemenperin Tingkatkan Kualitas SDM Industri Mold and Dies

18 Juli 2023

Kemenperin Tingkatkan Kualitas SDM Industri Mold and Dies

Kemenperin telah meresmikan High Tech Mold and Dies Centre di sekitar KawasanPanasonic Gobel di tahun 2023.


Sepuluh Kawasan Industri Terbesar di Indonesia

11 Juli 2023

Kawasan industri di Gresik.TEMPO/Tony Hartawan
Sepuluh Kawasan Industri Terbesar di Indonesia

Indonesia memiliki beberapa kawasan industri yang menampung banyak pabrik dan manufaktur


Indeks Kepercayaan Industri Juni 2023 Naik, Tertinggi Sejak Dirilis

29 Juni 2023

Ilustrasi kapal pengangkut peti kemas ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan
Indeks Kepercayaan Industri Juni 2023 Naik, Tertinggi Sejak Dirilis

Indeks Kepercayaan Industri pada Juni 2023 naik menjadi 53,93. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak indeks itu dirilis.


Permintaan Logam Timah Meningkat, Ekspor Indonesia Mencapai Rp 19 Triliun

13 Juni 2023

Ilustrasi timah. ANTARA
Permintaan Logam Timah Meningkat, Ekspor Indonesia Mencapai Rp 19 Triliun

Permintaan global terhadap logam timah terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir.


Industri Elektronika Difasilitasi Ikut Pameran Communic Asia 2023 di Singapura

11 Juni 2023

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Kementerian Perindustrian RI, Taufiq Bawazier pada acara Kick Off di Beerhall, SCBD, Jakarta Selatan, Senin, 28 November 2022. (Foto: TEMPO/ Kholis Kurnia Wati)
Industri Elektronika Difasilitasi Ikut Pameran Communic Asia 2023 di Singapura

Kementerian Perindustrian fasilitasi industri elektronika ikut pameran Communic Asia 2023 di Singapura.


Indeks Kepercayaan Industri Menurun, Ekspansi Berlanjut

31 Mei 2023

Kementerian Perindustrian atau Kemenperin merilis Indeks Kepercayaan Industri April atau IKI 2023 di Gedung Kemenperin, Jakarta Selatan pada Jumat, 28 April 2023. IKI April 2023 turun 0,49 poin, namun masih dalam fase ekspansi. Tempo/Amelia Rahima Sari.
Indeks Kepercayaan Industri Menurun, Ekspansi Berlanjut

Kemenperin optimistis IKI kembali naik pada Juni 2023.