Jumat, 23 Februari 2018

Ratusan Kontainer Buah Impor Akan Dimusnahkan

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 8 Mei 2013 15:52 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan Kontainer Buah Impor Akan Dimusnahkan

    Sejumlah pekerja dari Balai Besar Karantina Pertanian, mengeluarkan ratusan kardus buah impor saat pemusnahan 2 kontainer jeruk Mandarin Kinnow asal Pakistan yang telah rusak dan busuk, di Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) PT Excellent Kencana, Gresik (2/5). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memusnahkan 500 kontainer berisi sayur dan buah impor yang selama ini tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kontainer-kontaner itu tertahan karena tidak memenuhi syarat Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Surat Persetujuan Impor (SPI).

    "Kami sudah melakukan pendekatan agar para importir secara sukarela melakukan pemusnahan barang-barang tersebut," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi, Rabu 8 Mei 2013.

    Langkah pemusnahan terpaksa diambil setelah upaya reekspor sayuran dan buah tersebut tidak bisa dilakukan. "Direekspor tidak bisa, tidak bisa diterima," ujarnya.

    Menurut Bachrul pemusnahan akan dilakukan secepatnya. Karena jika dibiarkan terlalu lama, sayur buah dan bunga yang tersimpan dalam ratusan kontainer itu akan membusuk sehingga bisa menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan. "Selain itu juga menyebabkan penumpukan barang yang menghambat kegiatan ekspor dan impor," katanya.

    Pemusnahan sekala besar itu, lanjutnya, tidak akan mempengaruhi inflasi. "Karena buah-buahan pengaruhnya tidak signifikan (terhadap inflasi). Kita punya subtitusi banyak. Berbeda dengan bawang putih."

    PINGIT ARIA



    Topik hangat:

    Perbudakan Buruh
    | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry

    Baca juga:
    Sering Mengingat Masa Lalu Bisa Sebabkan Insomnia

    Jangan Anggap Sepele Insomnia

    Cara Aman Atasi Gangguan Tidur

    Tambah Langsing, Seleksi Alam Berubah pada Wanita


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.