Jumat, 23 Februari 2018

Dahlan Iskan Akan Bentuk BUMN Khusus Outsourcing

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 11 April 2013 09:54 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan Akan Bentuk BUMN Khusus Outsourcing

    Menteri BUMN Dahlan Iskan mengikuti Rapat Kerja, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/4). Menteri BUMN Dahlan Iskan hadir guna membahas sejumlah agenda di antaranya kalkulasi aset BUMN, nasib tenaga kerja kontrak perusahaan BUMN dan rencana penggabungan sejumlah BUMN dalam satu holding untuk mempermudah sistem kerja dan koordinasi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan punya ide untuk mengatasi masalah tenaga outsourcing di lingkungan perusahaan pelat merah. Dia berencana membentuk anak usaha BUMN yang khusus menampung para pekerja outsourcing di lingkungan BUMN.

    "Ini ide yang sedang kami pikirkan. Nanti akan dibicarakan dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi," kata Dahlan dalam rapat kerja dengan Komisi Tenaga Kerja DPR, Rabu, 10 April 2013. Ide ini, menurut dia, diharapkan dapat memutus penggunaan tenaga alih daya di sejumlah BUMN.

    Sesuai Peratuan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, penggunaan tenaga alih daya hanya diperbolehkan untuk beberapa posisi saja, seperti cleaning service dan petugas keamanan. Di lain pihak, saat ini masih banyak BUMN yang mempekerjakan tenaga alih daya untuk pekerjaan utama. Misalnya, penggunaan tenaga alih daya untuk petugas pencatat meteran listrik di Perusahaan Listrik Negara.

    Bila BUMN khusus outsourcing jadi dibentuk, Dahlan menyatakan semua karyawan yang kini bekerja sebagai tenaga alih daya di BUMN akan ditarik dan ditampung di sana. Mereka akan diangkat menjadi pegawai tetap. Pembagian tugas dan pengorganisasian kerja dengan perusahaan lama akan ditangani oleh BUMN khusus ini.

    Dahlan berharap pengangkatan tenaga alih daya menjadi pegawai tetap akan meningkatkan kinerja BUMN. "Kalau dia sudah tetap, ada karier, dan penghargaan, tentu kinerjanya akan lebih optimal."

    Meski begitu, Dahlan mengakui ide pembuatan anak usaha khusus outsourcing ini tak mudah dilaksanakan. Salah satu kendalanya adalah besarnya jumlah BUMN yang ada, yakni mencapai 141 perusahaan.

    Setiap perusahaan pelat merah ini pun memiliki kebutuhan tenaga kerja yang beragam. Dia mengatakan akan mendiskusikan lagi rencana ini dengan lebih spesifik bersama Menakertrans, Muhaimin Iskandar.

    IRA GUSLINA SUFA

    Topik terpopuler:

    Sprindik KPK
    | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas

    Berita lainnya:
    Kronologi Penangkapan Penyidik Pajak Pargono 

    Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong 

    Pembalap Asep Hendro Pekerjakan Pemuda Garut 

    Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube 

    Buat Akun Twitter, SBY Belum Targetkan Followers


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.