Minggu, 18 Februari 2018

Garap Monorel, Adhi Karya Gandeng Ortus

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 29 Maret 2013 19:15 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garap Monorel, Adhi Karya Gandeng Ortus

    Tiang pancang untuk jalur monorel yang terbengkalai di kawasan Kuningan, Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta-PT Adhi Karya (Persero) tbk menegaskan pihaknya akan  menggandeng Ortus Holdings Ltd untuk menggarap monorel jalur Blue Line dan Green Line. Kesepakatan awal ini tercapai setelah kedua pemilik perusahaan itu bertemu dan menghadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kamis, 28 Maret 2012, 

    "Kami juga sudah melaporkan rencana kerjasama kami dengan Ortus kepada Gubernur DKI. Pak Jokowi setuju dan menyambut baik," kata Direktur Utama PT Adhi Karya, Kiswo Dharmawan, dalam rilis yang diterima Tempo, Jumat 29 Maret 2013. 

    Lebih lanjut Kiswo menjelaskan, dia juga akan segera melaporkan pertemuan dengan Gubernur DKI Jokowi kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan yang saat ini tengah berada di luar negeri. Dahlan Iskan yang telah diberitahu melalui telepon, prinsipnya juga telah menyetujui aksi korporasi yang akan diambil oleh Adhi Karya. "Kerjasama yang saling menguntungkan dan sangat baik untuk rakyat Jakarta sangat didukung pak Dahlan Iskan," kata Koordinator BUMN Care Budi Purnomo Karjodihardjo.

    Seperti diketahui jalur Blue Line dan Green Line, saat ini telah dipercayakan pada PT Jakarta Monorel, dimana Ortus Holdings memiliki 90 persen saham. Jalur blue line dan ekstentionnya sepanjang 30 km, sedangkan jalur green line sepanjang 14,5 kilometer. Jalur blue line, dari Kampung Melayu - Kuningan - Casablanka - Tanah Abang - Roxy - Taman Anggrek dengan ekstention ke timur dari Pondok Kelapa - Sentral Timur Jakarta dan ke Barat dari Puri Indah. Sedangkan jalur green line, mulai Kuningan - Kuningan Sentral - Gatot Subroto - Asia Afrika - Pejompongan - Karet - Dukuh Atas - kembali ke Keningan.

    Di tempat terpisah, pemilik Ortus Edward Soeryadjaya mengatakan pihaknya akan segera membentuk tim kecil antara Ortus dan Adhi Karya, untuk merealisasikan kerjasama ini. "Ini penyatuan kekuatan antara perusahan BUMN (PT Adhi Karya tbk) dengan swasta yg juga Tbk, karena kemungkinan kami akan pakai PT Siwani Tbk", tutur Edward.

    Edward sangat yakin, kerjasama dng Adhi Karya, akan segera terealisasi, dan langsung bisa bekerja karena masing_masing memiliki kekuatan. "Kami bangga, Gubernur DKI Jokowi dan Menteri BUMN Dahlan Iskan akan membantu kami penuh untuk segera merealisasikan proyek monorel di luar blue line dan green line" kata Edward.

    ANANDA PUTRI


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.