Empat Alasan Direktur Operasional Merpati Mundur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah pesawat Merpati Nusantara Airlines mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (13/5). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Sebuah pesawat Merpati Nusantara Airlines mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (13/5). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam surat pengunduran dirinya, Direktur Operasional PT Merpati Nusantara Airlines (MNA), Asep Ekanugraha, mengajukan empat poin yang dijadikan dasar. Keempat poin itu adalah:

    1. Alat produksi semakin berkurang mengakibatkan berkurangnya pemasukan dan kemampuan perusahaan menunaikan kewajiban kepada pihak ketiga, termasuk melakukan perawatan terhadap alat produksi yang tersisa.

    2. Gerakan ketidakpercayaan kepada manajemen sudah meluas di kalangan karyawan dan sudah merambah ke ranah operasional.

    3. Upaya Asep sebagai Direktur Operasi untuk memperbaiki keadaan ditanggapi arogansi yang mengakibatkan terjadinya perombakan jajaran manajemen di direktorat operasi tanpa mempertimbangkan efek dari tindakan tersebut.

    4. Kondisi perusahaan semakin buruk bukan karena karyawan kurang berkerja keras, tetapi justru dikarenakan penghargaan yang mereka dapatkan setelah bekerja keras tidak sebanding dengan harapan mereka. Akibatnya, terjadi penurunan kepedulian terhadap performa perusahaan.

    Belum ada penjelasan dari manajemen Merpati Nusantara mengenai pengunduran diri dan empat poin yang menjadi dasar pengunduran diri Asep Ekanugraha ini.

    MARIA YUNIAR

    Baca juga
    Larangan Terbang 33 Pilot Berlaku Internasional

    Bumi Plc Teken Nota Perpisahan dengan Grup Bakrie

    Tuntut Upah Setara UMK, Pekerja Mogok



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.