Komisi VI Dukung Pembangunan Rel Ganda Batu Bara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Palembang - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi masalah perindustrian mendukung rencana pembangunan rel ganda kereta api angkutan batu bara di Sumatera Selatan, yang hingga kini belum berhasil diwujudkan pemerintah.

    Dalam kunjungan kerja anggota Komisi VI DPR ke Sumatera Selatan, yang dipimpin Airlangga Hartarto, hari ini, 6 November 2012, Asisten Sekretaris Wilayah Daerah Sumatera Selatan bidang ekonomi dan pembangunan, Eddy Hermanto, memaparkan sejumlah masalah yang menjadi kendala rencana pembangunan sejumlah proyek di daerah ini.

    Antara lain masalah yang dihadapi pemerintah Sumatera Selatan saat ini, yaitu perizinan pembangunan rel ganda angkutan batu bara yang terhambat regulasi dari pusat. "Kami mengharapkan, dengan adanya kunjungan Komisi VI ini, dapat dicarikan solusi yang terbaik dalam penyelesaian masalah pembangunan rel ganda tersebut," kata Eddy.

    Ketua Komisi VI DPR RI Airlangga Hartarto mengatakan, kunjungan kerja ini untuk mengetahui masalah yang selama ini dihadapi pemerintah daerah, seperti yang terjadi di Sumatera Selatan.

    "Semoga nantinya akan ada koordinasi dan hubungan yang baik antara pemerintah dan BUMN, seperti kesulitan pembangunan PLTU dengan PLN, masalah penyediaan kredit usaha rakyat (KUR), juga masalah pembangun rel, dan masalah lainnya yang dihadapi oleh pemerintah dalam usaha peningkatan kesejahteraan rakyat," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar ini.

    PARLIZA HENDRAWAN

    Berita lain:
    Boediono: Ekonomi Indonesia Hangat di Saat Dingin

    Apindo Minta Pemerintah Tidak Naikkan Upah Buruh

    Pameran Industri Aneka Dibuka

    7-Eleven Urus Izin Minimarket


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?