Jumat, 25 Mei 2018

Sukiat Siapkan Sepeda Listrik Penyandang Cacat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang difabel menjajal sepeda listrik roda tiga saat peresmiannya di Surakarta, Rabu malam (29/08). Sepeda listrik tersebut akan diproduksi massal oleh bengkel Kiat Mandiri. Tempo/Ahmad Rafiq

    Seorang difabel menjajal sepeda listrik roda tiga saat peresmiannya di Surakarta, Rabu malam (29/08). Sepeda listrik tersebut akan diproduksi massal oleh bengkel Kiat Mandiri. Tempo/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Surakarta - Pemilik bengkel Kiat Motor asal Klaten, Sukiat, siap meluncurkan produk sepeda listrik roda tiga yang didesain untuk difabel (penyandang keterbatasan tubuh/cacat, pengganti kata disable). Rencananya, sepeda listrik itu akan dikerjakan di bengkel barunya, Kiat Mandiri, yang ada di Surakarta.

    Saat ini, pihaknya telah memiliki prototipe untuk produk tersebut. Produk itu juga telah menjalani beberapa kali uji coba. "Tinggal penyiapan produksi massalnya," kata Sukiat saat ditemui Rabu malam, 29 Agustus 2012.

    Penggerak yang digunakan oleh sepeda listrik roda tiga itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sepeda listrik lain. Desain yang menggunakan tiga roda diyakini bisa memudahkan kaum difabel untuk menggunakannya.

    Komponen utama yang dimiliki sepeda listrik itu berupa aki kering dan motor listrik. Sepeda tersebut bisa melaju sejauh 60 kilometer dengan di-charge selama enam jam. Sepeda itu bisa dikendarai dengan kecepatan maksimal 30 kilometer tiap jamnya.

    Sementara rancangan sepeda listrik roda tiga itu dikerjakan oleh sebuah perusahaan sepeda motor asal Yogyakarta, PT Mega Andalan Kalasan (MAK). "Kami berharap Kiat bisa memproduksinya secara massal," kata Komisaris Utama PT MAK, Buntoro.

    Mereka berharap bisa menekan ongkos produksi sehingga kendaraan itu bisa dijual dengan harga Rp 5 jutaan. "Sehingga bisa terjangkau oleh masyarakat difabel," katanya. Dia yakin, harga itu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan memodifikasi sepeda motor menjadi beroda tiga seperti yang biasa dilakukan oleh kaum difabel.

    Apalagi pengguna sepeda listrik roda tiga itu tidak perlu memiliki surat izin mengemudi untuk pengoperasiannya. "Jika terjadi kerusakan, perbaikannya juga gampang," katanya. Dia berharap kendaraan itu bisa digunakan untuk kegiatan yang produktif oleh kaum difabel.

    AHMAD RAFIQ

    Berita lain:
    Pembuat Mobil Esemka Buka Bengkel Baru
    Kirab Mobil Esemka, Jokowi Duduk di Atap
    Esemka Solo Urung Menyerah

    Esemka Jokowi Gagal Lolos Uji Emisi
    Esemka Gagal Uji Emisi, Jokowi Merasa Sendirian

    Kelemahan Esemka Versi Tim Uji Emisi

    Sukiat Kaget, Mobil Esemka Gagal Uji Emisi


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.