KPPU: 80 persen Tender Proyek Bermasalah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisi Pengawas Persaingan Usaha. TEMPO/Amston Probel

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO , Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencatat sebagian besar proses tender proyek lembaga pemerintah diduga bermasalah.

    "Jumlah tender yang bermasalah sekitar 80 persen," kata Ketua KPPU Tadjudin Noer Said, di Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2012.

    Dia menjelaskan, angka itu diperoleh dari penyelidikan dilapangan hingga tingkat kota/kabupaten kota.

    Sayang, ia menolak membeberkan hasil penyelidikan tersebut. Tadjudin khawatir jika data tersebut beredar, maka akan terjadi proses penghukuman pasar oleh publik.

    "Nanti bank tidak mau memberi pinjaman, distributor tidak mau menjual barang, suplier tidak mau memasok produk," katanya.

    Dalam proses penyelidikan ini, KPPU meminta data dari Badan Pusat Statistika (BPS) atau mewawancarai pihak-pihak yang berkaitan dengan tender di instansi pemerintah secara langsung. Namun ia berjanji untuk menjaga betul identitas pelapor.

    Tadjudin mengakui, lembaganya bukan ranah peradilan yang bisa memberikan vonis hukuman semata, namun dibuat untuk menyehatkan pasar menuju persaingan usaha yang baik.

    Sehingga, lanjut dia, dasar penilaian keberhasilan bukan disebabkan jumlah kasus yang diselesaikan, melainkan dari cara memperbaiki pasar.

    JAYADI SUPRIADIN

    Berita ekonomi lainnya:
    Belanja Anggaran Negara Bakal Diperbaiki 

    Kredit Perumahan Diperpanjang Hingga 20 Tahun 

    Sindikasi 3 Bank Danai Proyek Peti Kemas Kalibaru 

    Bea Masuk Kedelai Belum Berlaku 

    Ekonomi Prancis Triwulan Kedua Stagnan 

    Pengiriman Uang TKI Naik Menjelang Ramadan

    BPN Kaji Penggunaan Lahan Telantar untuk Pangan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.