Pendapatan Pajak Penghasilan Tahun Ini Turun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai Dirjen Pajak mengantre melaksanakan penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) di kantor Dirjen Pajak Jakarta, Jumat (24/2). Sekitar 2.471 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) seluruh Indonesia serentak penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan orang pribadi melalui Drop Box  e-Filing, dan sisanya melalui pos atau jasa ekspedisi. Hal tersebut merupakan dalam rangka memberikan teladan untuk segala hal yang berkaitan dengan pemenuhan kewajiban perpajakan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pegawai Dirjen Pajak mengantre melaksanakan penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) di kantor Dirjen Pajak Jakarta, Jumat (24/2). Sekitar 2.471 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) seluruh Indonesia serentak penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan orang pribadi melalui Drop Box e-Filing, dan sisanya melalui pos atau jasa ekspedisi. Hal tersebut merupakan dalam rangka memberikan teladan untuk segala hal yang berkaitan dengan pemenuhan kewajiban perpajakan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO , Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi memprediksi akan terjadi penurunan angka pajak penghasilan (PPh) dari pengusaha.

    "Memang akan terjadi penurunan, kerena keuntungan juga turun," kata Sofjan kepada Tempo, kemarin.

    Menurut Sofjan, penurunan terutama terjadi dari komoditas yang mengalami penurunan harga ekspor.

    Ia menjelaskan, jatuhnya harga ekspor tersebut menyebabkan profit perusahaan menurun. Sofjan menuturkan, penurunan paling besar terjadi pada sektor batubara, kelapa sawit, serta karet. Selain itu, kata Sofjan, para pengusaha harus mengeluarkan biaya besar untuk 'logistic cost' karena infrastruktur yang kurang memadai.

    Sofjan menambahkan, kenaikan upah buruh ikut mengurangi keuntungan perusahaan. Untuk mengatasi penurunan keuntungan, Sofjan mengungkapkan, pengusaha ajan berupaya menekan 'cost' agar tetap bisa kompetitif.

    Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany menyatakan akan berupaya menggenjot kenaikan pendapatan pajak sesuai permintaan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Meskipun saat ini dari sisi penerimaan pajak terdapat perlambatan akibat krisis ekonomi yang melanda dunia.

    "Di semester II tahun ini kami sudah merasakan terjadi kelambatan di dalam perpajakan. Tahun depan juga diperkirakan masih sama karena dampak krisis global," ujar Fuad ketika dijumpai di Kementerian Keuangan.

    Perlambatan terutama terjadi dari penerimaan pajak penghasilan (PPh). Banyak perusahaan yang setoran pajak penghasilannya ini menurun akibat krisis ekonomi.

    MARIA YUNIAR | GUSTIDHA BUDIARTIE

    Berita ekonomi lainnya:
    Ekonomi Indonesia Tumbuh, Kelas Menengah Bahagia
    Papua Masih Daerah Termiskin di Indonesia

    Menteri Hatta Belum Tahu Ada Impor Buah Israel

    42 Ribu Barrel Minyak RI Hilang Setiap Hari

    Pemerintah Siapkan untuk Kebijakan Bendung Impor

    Pembangunan Bandara Baru Yogya Butuh Insentif

    Kehabisan Tenaga, Rupiah Kembali Melemah

    Harga Minyak Brent Mulai Naik

    Waspada, Krisis Pangan Kembali Mengancam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.