AirAsia Caplok Batavia Air

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Charles Platiau

    REUTERS/Charles Platiau

    TEMPO.CO, Jakarta - AirAsia mengakuisisi maskapai penerbangan berbiaya murah Indonesia, Batavia Air untuk memperluas bisnisnya di Asia Tenggara.

    Mengutip laporan Reuters, perusahaan penerbangan asal Malaysia itu rencananya akan mengumumkan 'pencaplokan' tersebut secara resmi di Jakarta, Kamis siang, 26 Juli 2012.

    "Acara penandatanganan dan serah terimanya berlangsung siang ini," kata Audrey Progastama Petriny, Communication Manager Indonesia AirAsia.

    Namun Audrey enggan merinci tentang nilai kesepakatan dan struktur perusahaan pasca-akuisisi. "Yang jelas nanti kami umumkan," ujarnya.

    Dengan adanya akusisi tersebut, maka persaingan di dunia penerbangan murah meriah di Tanah Air bakal semakin sengit. Pasalnya, saat ini ada beberapa maskapai penerbangan yang sudah menyuguhkan tarif terjangkau untuk bisa melakukan perjalanan jauh yang ringan di kantong. Mereka di antaranya, Lion Air, Citilink -anak usaha Garuda Indonesia, dan Mandala Air di bawah kendali Saratoga Capital.

    AirAsia merupakan perusahaan yang melayani rute penerbangan ke 21 negara, termasuk Indonesia, Australia, Brunei Darussalam, Cina, Hongkong, India, Iran, dan lainnya.

    Terkait akuisis tersebut, manajemen Batavia Air menolak berkomentar.

    REUTERS | RINI K

    Berita terpopuler lainnya:
    Maia Estianty: Ariel I Love You

    Jokowi Mulai Dikawal Polisi

    SBY: Allah Selamatkan Indonesia

    Kisruh Anang-KD, Ashanty Merasa Tersudut

    CEO Liga Inggris Minta Maaf pada PSSI

    Maia Estianty Bakal Nikah dengan Polisi?

    Mulai Hari Ini, Tak ada Tahu dan Tempe


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.